Kamis, 23 April 2026

Pedagang di Pasar Blok G Tanah Abang Alami Kenaikan Omzet

Mendekati hari raya Idul Fitri 1435 H sejumlah pedagang di Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat, mengaku mengalami kenaikan omzet.

Editor: Lucky Oktaviano

WARTA KOTA, JAKARTA - Mendekati hari raya Idul Fitri 1435 H, 28-29 Juli 2014, sejumlah pedagang di Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat, mengaku mengalami kenaikan omzet.

Kenaikan omzet yang di dapat rata-rata berkisar Rp 1 juta hingga Rp 5 juta per-harinya.

Hasil pengamatan Warta Kota, dimulai dari lantai 2 hingga 4, hanya beberapa pedagang saja yang sedang melakukan aktivitas jual beli dengan pengunjung pasar. Namun, beberapa dari mengaku bisa menikmati lebaran lantaran naiknya omzet.

Selain itu, terpantau beberapa pembeli sibuk memilah milih pakaian, baik baju dan celana. Walaupun tak terlalu ramai, ada saja pengunjung pasar yang menyambangi pasa blok G Tanah Abang lantai dua hingga tiga.

Menurut salah seorang pedagang Hasan (60) mengaku selama puasa dan jelang lebaran, dagangannya laku terjual walau tak seberapa. Namun, mengenai pemasukannya membuatnya puas.

"Saya akui saat-saat ini ramai. Kalau hari biasa bulan puasa dapat Rp 1 juta perhari, sedangkan untuk hari Sabtu dan Minggu bisa sampai Rp 4 juta loh. Alhamdulillah," katanya saat diwawancarai Warta Kota, Senin (21/7/2014). .

Ia pun melanjutkan, setelah lebaran itulah ia harus berpikir keras karena di hari biasa dan tak ada moment, biasanya ia hanya mendapatkan Rp 500.000 saja perhari. Hal demikianlah yang membuatnya tetap waspada terhadap ekonominya.

"Tapi nih mas, yang paling minim banget pemasukkannya itu ya hari biasa-biasa. Yang bukan moment lebaran atau moment besar. Pasti sepi pembeli. Saya biasanya itu hanya dapat Rp 500.000 saja," tuturnya yang berdagang baju wanita kisaran harga Rp 25.000-Rp 100.000.

Senada dengan Syair (60) pedagang jeans di lantai dua pasar Blok G, ia mengucap rasa syukur lantaran barang dagangannya terbilang laku. Perharinya, Syair bisa mendapat Rp 1 hingga Rp 6 juta lebih.

"Alhamdulillah, baik bulan ramadhan hingga jelang lebaran, omzet mengalami kenaikan, hari biasa saya dapat Rp 1 - Rp 2 jutaan. Sedangkan kalau hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, bisa dapat Rp 5 - Rp 6 juta," katanya.

Ia hanya berharap, pasca lebaran pasar blok G Tanah Abang tetap ramai dikunjungi pengunjung pasar. Sebab, masih ada beberapa pedagang yang ketar-ketir pastinya usai hari besar islam tersebut.

"Ya pedagang di sini sebenernya masih taku barang dagangannya gak laku mas. Soalnya prediksi saya habis lebaran tahun ini sepi pembeli," kata warga Kota Bambu Selatan, Jakarta Barat ini.

Indah (30) pengunjung Pasar Blok G Tanah Abang mengatakan dirinya membeli celana panjang jeans biru untuk adiknya dirumah. Ia juga mengatakan pembelian tersebut merupakan hadiah lebaran.

"Wah ini untuk adik saya di rumah mas. Kan mau lebaran. Ya kasian aja dianya masa gak punya celana baru," terangnya.

Wanita berjilbab ini kembali mengatakan, terkadang tak hanya membeli pakaian saat moment lebaran saja, namun aat dibutuhkan juga dibelinya. Mengenai lebaran, wanita selaku warga Kemayoran ini berharap, harga barang dagangan di pasar Tanah Abang tidak naik.

"Ya biasa aja sih. Kalau lagi butuh ya beli, kalau masih bisa dipakai ya dipakai aja terus. Soal lebaran ini saya takutinnya barang dagangan kaya baju dan celana tuh naik. Ya mudah-mudahan gak naik deh ya," harapnya. (Panji Baskhara Ramadhan)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved