Breaking News:

Mutiara Ramadan

Antara Iman & Al Quran

Cara memelihara supaya hati tetap bercahaya dan tidak mudah padam adalah dengan membaca Al Quran.

suara-islam.com
M Arifin Ilham. 

Oleh Ustaz Muhammad Arifin Ilham

Hati akan hidup jika dimasuki cahaya iman. Tapi cahaya itu akan cepat padam jika tidak dipelihara. Dan cara memelihara supaya hati tetap bercahaya dan tidak mudah padam adalah dengan membaca Al Quran. Bahkan disebut firman-Nya, semakin terdongkraklah keimanan seseorang jika terus membaca Al Quran.

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. (Yaitu) orang-orang yang mendirikan salat dan yang menafkahkan sebagian dari rizki yang kami berikan kepada mereka.

Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rizki (nikmat) yang mulia.” (QS Al-Anfal [8]: 2-4).

Diriwayatkan bahwa seseorang bertanya kepada Imam Hasan Al-Bashri. ”Ya Aba Sa’id (julukan Imam Hasan Al-Bashri), apakah Anda seorang mukmin?”

Beliau menjawab, ”Iman itu ada dua macam. Jika yang kamu tanyakan adalah iman (secara teoretis) kepada Allah, pada malaikat-malaikat-Nya, pada kitab-kitab-Nya, pada rasul-rasul-Nya, pada Surga, pada Neraka, pada Hari Berbangkit, dan pada Hari Penghisaban, maka saya adalah orang yang beriman.

“Namun, jika yang kamu tanyakan adalah tentang firman Allah: ’Orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang apabila disebut Nama Allah bergetarlah hatinya’… dan seterusnya sampai ’Mereka itulah sebenar-benarnya orang-orang yang beriman’ (QS Al-Anfal: 2-4), maka demi Allah saya tidak tahu apakah saya benar-benar termasuk dalam kategori mereka atau tidak.”

Pada ayat 2 sampai 4 di atas, Allah menyebutkan beberapa sifat orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Pertama, mereka adalah orang-orang yang jika disebut Nama Allah, mereka gemetar dan takut. Kedua, jika dibacakan ayat-ayat Al Quran, iman mereka menjadi bertambah. Ketiga, mereka bertawakkal hanya kepada Allah semata. Keempat, mereka menegakkan shalat dengan menyempurnakan seluruh syarat, rukun, wajib dan sunnahnya. Kelima, mereka adalah orang-orang yang gemar berinfak dari rezeki yang diberikan kepada mereka dan ini mencakup pembayaran zakat serta pemenuhan hak-hak sesama, baik yang wajib maupun yang sunnah.

Itulah lima sifat mukmin sejati yang meliputi tiga sifat batiniyah (sifat pertama, kedua dan ketiga) dan dua sifat lahiriyah (sifat keempat dan kelima).

Tentu saja sifat-sifat mukmin sejati tidak hanya lima itu. Allah juga menyebutkan sifat-sifat lain seorang mukmin dalam banyak ayat-ayat Alquran yang lain. Bisa dilihat misalnya QS Al-Mu’minun: 1-11, QS Al-Furqan: 63-67, dan sebagainya. (*)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved