Pilpres 2014

Jokowi-JK Hanya Dapat Suara Nol di Salah Satu TPS Madura

Sesuatu yang tidak mungkin ada pasangan Capres dan Cawapres memperoleh suara nol di salah satu TPS di Madura.

Jokowi-JK Hanya Dapat Suara Nol di Salah Satu TPS Madura
Warta Kota/Ichwan Chasani
Sejumlah warga antusias mengikuti pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 41, Kelurahan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin (14/7/2014). 

WARTA KOTA, PALMERAH— Juru Bicara Tim Pemenangan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK), Ferry Mursyidan Baldan, menilai adalah sesuatu yang tidak mungkin perolehan suara nol kepada pasangan Capres dan Cawapres terjadi di tengah kompetisi Pilpres yang tinggi.

Apalagi, menurut Ferry, itu terjadi saat hanya terdapat dua pasang Capres dan Cawapres dan perolehan suara nol terjadi lebih dari satu Tempat Pemungutan Suara (TPS), seperti yang terjadi di Madura, Jawa Timur.

"Yang kita lihat di tengah ketatnya kompetisi yang tinggi saya kira adalah janggal ada angka nol di sebuah TPS. Apalagi itu lebih dari satu TPS. Saya tidak peduli apakah nolnya untuk Jokowi-JK atau nol buat Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, itu harus diselidiki," ujar Ferry saat berbincang dengan Tribunnews.com, di Kompleks Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Selasa (14/7/2014) malam.

Dia tegaskan, sekalipun itu merupakan basis salah satu pasangan Capres dan Cawapres tertentu, adalah tidak mungkin pasangan lain tidak mendapatkan satu suara pun di beberapa tempat pemungutan suara (TPS).

Ambil saja contoh, kata dia, di Solo, Jawa Tengah, yang merupakan basis pendukung Jokowi-JK. "Namun, apakah di TPS-TPS Solo, Pasangan Prabowo-Hatta sama sekali tidak memperoleh suara? Tidak. Logika politiknya, hanya dua pasang tidak mungkin terjadi salah satu pasangan nol suaranya," ujarnya.

Karena itu, menurutnya, kejadian di Madura tidak boleh dibiarkan menjadi fenomen yang biasa. Tidak bisa demikian, kata dia. "Perhatian kita bukan karena hasilnya Jokowi-JK nol. Kalaupun Prabowo nol, kita juga tidak mau, kalau itu nanti kita dianggap menang tapi curang. Kita harus kita lihat. Dan soal ini harus ada jawabannya kenapa nol di tengah tingkat kompetisi, tingkat hadirnya saksi," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan Fauzan Jakfar menyayangkan pernyataan yang dilontarkan Juru Bicara Tim Pemenangan Jokowi - JK, Ferry Mursyidan, terkait perolehan nol suara di sejumlah TPS di Bangkalan. Ia menegaskan, semua pihak termasuk tim pemenangan pasangan capres-cawapres bisa menahan diri untuk tidak memperkeruh dan menambah suasana semakin panas.

"Tolong, kami sebagai penyelenggara jangan diintimidasi dengan cara apa pun," tegas Fauzan kepada Surya Online (Wartakotalive.com Network) , Senin (14/7/2014).

Menurutnya, perolehan nol suara di satu atau dua TPS tidak bisa dijadikan acuan dengan menjustifikasi bahwa di TPS tersebut telah terjadi pelanggaran. Apakah nol suara dalam satu TPS bisa dikatakan sebagai pelanggaran? "Itu kan juga pilihan masyarakat yang harus dihormati. Tapi jika Jokowi nol suara di satu desa atau kecamatan, itu bisa sangat dicurigai. Tolong hargai tahapan-tahapan yang tengah kami laksanakan," ujarnya. 

Penulis: Sri Handriyatmo Malau
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved