Pengoeprasian JORR W2 Ulujami-Ciledug Kembali Ditunda
Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) W2 Ulujami-Ciledug yang sudah tahap penyelesaian akhir, seharusnya diresmikan Senin (14/7/2014).
WARTA KOTA, ULUJAMI - Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) W2 Ulujami-Ciledug yang sudah masuk tahap penyelesaian akhir ini, seharusnya diresmikan Senin (14/7/2014). Tetapi kenyataannya peresmian itu kembali ditunda.
Pantauan Warta Kota di lokasi, Selasa (14/7/2014), beberapa petugas masih mengecor bagian pinggir jalan. Mereka juga masih memperbaiki tembok-tembok penyangga tol serta mengecek kelayakannya. Jembatan penyeberangan orang (JPO) juga masih dalam tahap penyelesaian. Sejumlah truk masih tampak keluar masuk membawa barang-barang dari tol tersebut.
Padahal secara kasat mata tol tersebut sudah layak untuk digunakan. Sejumlah rambu serta marka jalan sudah terpasang dengan baik. Gerbang tolnya sudah selesai dikerjakan. Pengerjaan finishing yang dilakukan petugas pun bukan pada jalan utama tol, tetapi pinggiran jalan tol yang dapat diselesaikan meskipun tol sudah difungsikan.
Sementara itu, menurut petugas Marga Lingkar Jakarta (MLJ) yang ditemui Warta Kota di Lokasi, Selasa (15/7/2014), terkait peresmian jalan tol secara seremonial pihaknya sudah mengajukan pada 18 Juli dan 21 Juli tol sudah secara resmi difungsikan. "Kami sudah ajukan 18 juli upacara peresmian dan 21 juli tol sudah digunakan secara resmi," ucap pria pensiunan Jasa Marga tersebut kepada Warta Kota di lokasi.
Hanya saja, menurut pria yang diperbantukan sebagai staf mechanical electrical di jalan tol tersebut, pihaknya hanya mengajukan tanggal. Semua keputusan nantinya tergantung hasil pemeriksaan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). "BPJT inikan kepanjangan dari pemerintah. Jadi layak atau tidaknya tol ini dioperasikan tanggal 21 Juli tergantung pemeriksaan mereka," kata pria yang enggan menyebutkan namanya tersebut karena mengaku tidak layak sebagai narasumber.
Menurutnya BPJT sudah beberapa kali melakukan studi kelayakan di jalan tol tersebut. Tetapi berdasarkan pemeriksaan mereka, ada 3 segmen yang menurut mereka belum layak. "Segmen paling utama yang disorot BPJT adalah jalan utama di tol tersebut yang masih bergelombang tidak rata," katanya.
Saat ini pihak konstruksi sedang memperbaiki jalan utama tersebut supaya lebih rata. "Lihat tuh mas eskavator masih ada di jalan utama sedang memperbaiki supaya jalannya rata," tuturnya.
Lanjut pria tersebut, kemarin Senin (14/7/2014), diadakan rapat sekaligus meninjau lokasi tol tersebut. Pertemuan itu antara MLJ, BPJT serta Jaya Konstruksi.
Semoga saja, hasil pertemuan kemarin, membawa hasil yang bagus, yakni jalan tol Ulujami-Ciledug bisa digunakan sebelum lebaran. "Kan proyek jalan tol JORR W2 ini tinggal mengaktifkan tol Ulujami-Ciledug. Kalau ini selesai jalan tol sudah sepenuhnya bisa digunakan," ungkapnya. (Wahyu Tri Laksono)