Pilpres 2014

Pengunjung Kecewa Pusat Grosir Tanah Abang Tutup

Puluhan pengunjung yang berencana berbelanja pakaian ke pusat grosir Tanah Abang Rabu (9/7)harus menelan kecewa karena tempatnya tutup

Editor: Andy Pribadi
Agustin Setyo Wardani
Pusat Grosir Tanah Abang Blok A tutup pada Rabu (9/7/2014). Nampak beberapa orang duduk di depan rolling door karena kecewa tempat belanja yang dikunjunginya ternyata tutup. 

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Puluhan pengunjung yang berencana berbelanja pakaian untuk hari raya ke pusat grosir Tanah Abang Rabu (9/7) harus menelan kecewa karena tempat belanja yang ditujunya tutup.

Menurut salah seorang petugas keamanan yang enggan menyebutkan namanya, bertepatan dengan pemilu, pusat grosir yang didapuk terbesar di Asia itu memang tutup selama satu hari. "Buka lagi besok, hari ini tidak jualan," ujarnya.

Sebagian pengunjung yang tak tahu bahwa Tanah Abang tutup pun duduk-duduk di depan pasar Tanah Abang Blok A dan berharap pintu rolling door biru itu akan dibuka. Namun, begitu diberitahu oleh sebagian pengunjung lain bahwa pasar tersebut tutup, mereka pun kecewa.

Nurbaiti (25) misalnya, perempuan berambut panjang ini sengaja datang jauh dari kota Bogor untuk berbelanja pakaian lebaran. Ia datang bersama dengan teman lelakinya yang mengendarai motor. Ketika ditemui, Nurbaiti sedang duduk di depan pasar Tanah Abang blok A.

"Saya sengaja ke sini mau belanja baju abis ikut pemilu, tapi sampai sini tutup, sudah jauh-jauh, kecewa sih, tapi ya sudah, gimana lagi," ujarnya kecewa.

Meski begitu, ketika mendapat informasi bahwa ada sebagian pedagang kaki lima di Blok M yang berjualan, demi menghilangkan rasa kecewanya, akhirnya Nurbaiti memilih untuk melihat-lihat ke sana.

Sementara, pengunjung lain yang kecewa melihat pusat perbelanjaan yang ditujunya tutup adalah Nur (27). Warga Ciputat ini datang naik motor bersama dengan temannya. Tak putus asa, ia pun bersiap mengunjungi pusat belanja Thamrin City agar tak terlalu kecewa.

"Udah yuk, ke Thamrin City aja, dari pada nggak dapat apa-apa, capek doang," ujar teman Nur.

Pengunjung lain yang kecewa karena Pasar Tanah Abang tutup adalah Rosida (38). Ia dan suaminya sengaja datang ke Tanah Abang untuk berbelanja pakaian seragam yang akan digunakan pada hari raya idul fitri.

"Yah tutup, padahal kita mau belanja seragam buat keluarga, buat oleh-oleh di kampung, biasanya pas pemilu nggak tutup," ujarnya dengan raut wajah sedih.

Ibu berambut pendek ini datang dari Cengkareng dengan sebuah kendaraan roda dua setelah menggunakan hak pilihnya. Usai menuntaskan rasa lelahnya dengan duduk di depan Blok A, ia kemudian langsung pulang.

Kepada Wartakotalive.com, dirinya sempat bercerita bahwa pakaian tersebut akan dibawa sebagai oleh-oleh untuk sanak saudara di kampunya di Medan. Namun karena pasar Tanah Abang tutup, perempuan berbaju biru ini enggan berbelanja di tempat lain karena menurutnya, kualitas pakaian di dalam pasar lebih baik jika dibandingkan dengan di pedagang kaki lima.

Ia juga tak mau berbelanja di Thamrin City seperti halnya pengunjung lain yang justru beralih ke Thamrin City. Menurutnya, harga pakaian di Tanah Abang lebih murah dibandingkan dengan pusat belanja lainnya, sehingga ia memilih datang ke Tanah Abang di lain hari. (Agustin Setyo Wardani)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved