Breaking News:

Busana Poppy Dharsono Tak Pakai Pita dan Renda

Perancang Poppy Dharsono (63), selalu menghindari penggunaan renda dan pita pada busana yang dirancangnya.

Penulis: | Editor: Dian Anditya Mutiara
Warta Kota/Lilis Setyaningsih
Koleksi busana Poppy Dharsono menghindari penggunaan renda dan pita dipamerkan di Creative Week Spring/Summer 2014 di Skenoo Hall, Gandaria City 

WARTA KOTA, KEBAYORAN LAMA - Renda dan pita identik dengan busana wanita. Namun, perancang Poppy Dharsono (63), justru selalu menghindari penggunaan renda dan pita pada busana yang dirancangnya. Penggunaan pita dan renda akan membuat 'ramai' busana tersebut. Wanita bisa tampil feminim justru ketika busana yang dikenakan simpel, klasik, dan berwarna gelap terutama untuk gaun malam.

"Saya selalu buat rancangan yang klasik, campuran maskulin dan feminim. Tapi akan membuat perempuan jadi lebih feminim. Simpel, enggak terlalu ramai," kata Poppy Dharsono seusai menggelar fashion show tunggal, pada ajang Indonesia Creative Week Spring/Summer 2014 di Skenoo Hall, Gandaria City, Jakarta Selatan, belum lama ini

Desainer senior yang sudah berkecimpung di dunia fashion sejak 40 tahun ini menegaskan, identitas maskulin dan feminim yang sering diusungnya, bercirikan simpel, tidak ada renda, pita disana.

Tapi bukan berarti 'polos'. Keberadaan pita dan renda, diganti dengan asesoris seperti bros, cincin, jam tangan. Dan khusus busana malam dilengkapi dengan payet kristal agar terkesan lebih glamour. Ciri lain, pasti ada nuansa Indonesia.

Pada peragaan busana kali ini Poppy menampilkan 10 busana pesta malam yang ia beri tema “Redefining Heritage” . Sesuai dengan tema, ia menampilkan kain tradisional batik, songket sumatera, dan tapis lampung yang dipadukan dengan bahan tekstil lain hingga menjadi busana yang modern dan chic.  Warna yang ditampilkan bernuansa coklat, hitam, dan warna-warna gelap.

“Untuk busana pesta malam, lebih elegan jika berwarna yang cenderung gelap. Pada koleksi kali ini saya padukan dengan kain tradisional Indonesia yang memang sudah menjadi salah satu ciri khas desain saya. Agar tampil lebih glamor, saya beri payet kristal pada beberapa bagian kain tradisionalnya, yang semuanya handmade , sehingga lebih menonjolkan aura sang pemakainya,” jelas Poppy.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved