Jumat, 10 April 2026

Capres 2014

Ketua PBNU: Prabowo Dijadikan Tumbal Kerusuhan Mei 1998

Said Aqil Siradj tidak setuju dengan persepsi yang menyebutkan Prabowo Subianto dalang peristiwa kerusuhan Mei 1998.

Editor: Suprapto

WARTA KOTA, CIREBON - Wakil Ketua Tim Gabungan Pencari fakta (TGPF) Kerusuhan Mei 1998, Said Aqil Siradj, tidak setuju dengan persepsi yang menyebutkan Prabowo Subianto dalang peristiwa kerusuhan Mei 1998. Menurutnya, Prabowo hanyalah sebagai korban yang selalu dikait-kaitkan dengan kerusuhan 1998.

"Saya waktu itu Wakil Ketua Tim Pencari Fakta Kerusuhan Mei 1998 dan ketuanya pak Marzuki Darusman. Kesimpulannya pak Prabowo bukn dalang kerusuhan," kata Said yang juga Ketua PBNU ini di pondok pesantren Kempek, Cirebon, Jumat (27/6/2014).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PBNU itu menuturkan, pernyataan mantan Pangab Wiranto tentang kerusuhan 1998 terkait Prabowo tidak sama dengan hasil dari investigasi Tim Gabungan Pencari fakta.

"(Pernyataan Wiranto) beda dengan kesimpulan tim pencari fakta. Kesimpulannya pak prabowo tdk ikut campur sama sekali," tuturnya.

Lebih jauh Said mengatakan, Abdurrahman Wahid juga sempat melontarkan perkataan yakni Prabowo orang yang paling ikhlas di negara ini. Ikhlas tersebut kata Said dalam arti siap berkorban dan siap dilengserkan dari Pangkostrad.

"Dia (Prabowo) siap dicabut dari kedudukannya. Sebab kalau bukan dia (Prabowo) siapa lagi tumbalnya," ujarnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved