Selasa, 7 April 2026

2.600 Orang Deklarasi Keluarga Indonesia di Bogor

Sebanyak 2.600 orang berkumpul di Kebun Raya Bogor, Kamis (26/6) untuk melakukan Deklarasi Keluarga Indonesia.

Penulis: | Editor: Suprapto

WARTA KOTA, BOGOR— Sebanyak 2.600 orang berkumpul di Kebun Raya Bogor, Kamis (26/6) untuk melakukan Deklarasi Keluarga Indonesia. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Fasli Jalal, mengatakan, acara ini merupakan peristiwa bersejarah.

"Saat ini banyak keluarga yang kurang menjalankan fungsi komunikasi. Kebanyakan demi meningkatkan penghasilan, kedua orangtua bekerja dan meninggalkan anak-anaknya tumbuh sendiri," ujar Fasli Jalal dalam sambutannya.

Banyaknya kasus kekerasan yang melibatkan anak-anak, baik sebagai korban maupun pelaku, katanya, menunjukkan semakin lunturnya fungsi keluarga di masyarakat Indonesia.

Dia menyayangkan mulai lunturnya fungsi keluarga saat ini. Padahal katanya, fungsi keluarga bagi anak tidak tergantikan. Deklarasi Keluarga ini merupakan salah satu cara dalam praktik keluarga berkualitas mengingat terdapat 28 juta balita di Indonesia saat ini.

"Balita ini sedang dalam masa golden period dan sangat perlu stimulasi serta role model dari orang tua serta orang-orang di sekitarnya. Semoga dengan adanya deklarasi ini, 67 juta keluarga Indonesia bisa saling mengasihi satu sama lain," ujarnya.

Sementara itu, penggagas acara yang juga Guru Besar Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (IPB), Euis Sunarti, mengatakan pentingnya fungsi keluarga dalam pembentukan karakter anak.

Banyaknya kasus kekerasan yang melibatkan anak-anak baik sebagai korban maupun pelaku dinilai Euis sebagai salah satu gejala mulai lemahnya fungsi keluarga. "Jangan-jangan memang masyarakat tidak tahu fungsi keluarga," katanya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved