Breaking News:

Panti Sosial di Jakarta Sudah Over Kapasitas

Empat panti sosial di Jakarta sudah over kapasitas. Rencananya akan dipisahkan antara PMKS dan ODMK

Wahyu Tri Laksono
Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Mas Rokhan di Panti Dinas Laras Harapan Sentosa saat Temu Konsultasi Mitra Praja Utama (MPU), Kamis (25/6/2014) 

WARTA KOTA, CENGKARENG - Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta menjadi tuan rumah acara Temu Konsultasi Mitra Praja Utama (MPU) Bidang Sosial tahun 2014 yang dilangsungkan di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 4 Jalan Karya nomor 19 Jakarta barat, Rabu (25/6/2014).

Acara ini memang rutin diadakan tiap tahunnya berdasarkan Keputusan Bersama Gubernur se Jawa dan Bali. Keputusan tersebut terkait dengan kerja sama operasional pemulangan dan penerimaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) antar provinsi khususnya regional B (Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara).

Untuk tahun ini acara dikhususkan membahas bagaimana sinergisitas Penanganan Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

Menurut Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Masrokhan, kerja sama ini merupakan pilihan strategis terhadap pemecahan masalah penanganan PMKS lintas daerah khususnya pemulangan ODMK.

"Ini sangat strategis sekali karena kebanyakan PMKS dan ODMK yang ada di Jakarta, 50% nya berasal dari luar Jakarta. Ini sesuai dengan data yang kami peroleh dari 4 panti yang dikelola dinsos di DKI Jakarta," ungkap pria berkemeja batik saat ditemui Wartakotalive.com di lokasi.

Lanjut Masrokhan, dari total 4 panti yang dikelola Dinkes tersebut semuanya sudah over kapasitas. Jadi dengan diadakannya temu MPU ini bisa dipraktekkan dengan cara setidaknya ODMK yang ada di Jakarta yang sudah mengingat alamat domisilinya bisa dibina di panti sosial yang ada di daerah regional B ini.

"Nanti pelan-pelan kami akan lakukan, tidak secara sekaligus dipindahkan, paling 5-7 orang dipindahkan ke daerah asal. Karena kalau sekaligus di daerah sendiri juga tidak bisa menampung, karena gedungnya sendiri kan tidak besar seperti yang di Jakarta," katanya.

Sementara itu, Kepala Panti Sosial Bina Laras Sentosa 4, Mariana, mengatakan sangat mendukung upaya yang telah dilakukan pemerintah tersebut. Dirinya sangat mendukung, setidaknya dapat mengurangi jumalh OMDK yang telah melebihi kapasitas di panti Bina Laras Harapan Sentosa 4.

" Panti dengan 4 lantai ini hanya dapat menampung 350 orang. Tetapi kondisinya sekarang ada 438 OMDK yang menghuni tempat ini. Berarti sudah melebihi daya tampungkan mas," ujar wanita berkerudung Merah kepada Warta Kota di lokasi.

Paling tidak dengan adanya sinergisitas ini, para OMDK yang sudah mengetahui alamatnya, dapat dikembalikan ke daerah asalnya. Agar dibina di panti tempat asal mereka. Tetapi tidak langsung memindahkan orang semuanya. \

"Pemindahan bertahap 5 OMDK. Karena kalau langsung kasihan panti di daerah, kan tidak ada panti khusus seperti di Jakarta, di daerah semua PMKS dan OMDK dijadikan satu," tutur wanita yang sedang menempuh gelar doktoral di Universitas Indonesia tersebut. (Wahyu Tri Laksono)

Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved