Pilpres 2014
Kubu Jokowi-JK Bantah Tawari Ruhut Posisi Menteri
Kubu Jokowi-JK mengaku tidak menawari posisi kepada Ruhut Sitompul. Meskipun Ruhut telah menyatakan dukungan kepada Jokowi-JK.
WARTA KOTA, JAKARTA - Kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla mengaku tidak menawari posisi kepada Ruhut Sitompul. Meskipun Ruhut telah menyatakan dukungan kepada Jokowi-JK pada pemilihan presiden 2014. Sebab, mencuat isu Ruhut Sitompul ditawari kursi menteri setelah mendukung pasangan tersebut. "Wah saya engga tahu, karena komitmen Pak Jokowi engga ada bagi-bagi kursi," kata Anggota Pemenangan Jokowi-JK Trimedya Panjaitan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (24/6/2014).
Trimedya mengatakan tidak sembarang partai dapat berkoalisi dengan pasangan Jokowi-JK. Pasalnya mereka berkomitmen tidak membagi-bagi kursi di pemerintahan.
"Kalau ada bagi-bagi nanti pasti banyak yang ingin gabung," kata Trimedya.
Mengenai bergabungnya Ruhut Sitompul, Trimedya mengapresiasi keputusan politisi Demokrat itu. "Pak ruhut kemarin bilang mau gabung, ya kita sangat berterima kasih, karena 1 suara saja sangat berarti untuk pilpres ini," ujar Trimedya.
Trimedya berharap Ruhut membawa gerbong pendukung ke pasangan Jokowi-JK. Apalagi, Ruhut terpilih lagi duduk di DPR dari dapil Sumatera Utara 1. "Berarti dia punya massa pendukung yang bisa dikerahkan utk menambah dukungan Jokowi-Jk. Kami target menang mutlak di sana, bisa 65 persen atau 70 persen," kata trimedya.
Hal senada juga dikatakan anggota tim pemenangan Jokowi-JK Luhut Panjaitan. Ia membantah Ruhut telah ditawari kursi menteri.
"Enggak, enggak. Saya aja enggak dapat tawaran apalagi dia. Jangankan Ruhut, saya saja enggak dapat tawaran. Kita idealisme saja," tutur Luhut.
Luhut juga membantah pihaknya melakukan lobi-lobi khusus untuk menarik Ruhut masuk ke kubu Jokowi-JK. "Enggak ada, mungkin dia lihat sana tadi. Dia kan punya idelaisme, punya otak, punya hati dan dia bersih dari makan-makan duit, makanya dia seenaknya saja ngomong," kata Luhut Panjaitan.