Firman Siagian Ingin Buktikan Musik Melayu Tidak Murahan
Mantan vokalis grup band The Fly, Firman Siagian (35), mencoba peruntungannya kembali dengan bersolo karier.
Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Lucky Oktaviano
WARTA KOTA, JAKARTA - Mantan vokalis grup band The Fly, Firman Siagian (35), mencoba peruntungannya kembali dengan bersolo karier.
Ia mengeluarkan album teranyarnya 'Aku Anak Melayu' dengan single andalan berjudul 'Rindu Serindu Rindunya' yang pernah dipopulerkan Spoon Band dari negeri jiran, Malaysia.
Bagi pria jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol tersebut, langkahnya mengusung musik melayu bukannya tanpa alasan. Ia ingin membuktikan musik melayu sangat berkualitas dan tidak murahan.
"Proyek ini berangkat dari pemikiran gue tentang lagu melayu yang selama ini mungkin ada miss di masyarakat. Katanya musik melayu itu murahan, kampungan, alay. Nah gue berangkat dari situ," katanya, saat ditemui di Palu Music Studio, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2014) malam.
Tidak ingin main-main dengan langkahnya di atas, pelantun lagu 'Kehilangan' itu berkolaborasi dengan Pay untuk mengaransemen lagu 'Rindu Serindu Rindunya' menjadi sesuatu yang berbeda dan fresh di telinga pecinta musik Indonesia.
Bak gayung bersambut, Pay pun ingin membuktikan musik melayu tidak murahan. Mantan personel grup band Slank dan BIP itu akhirnya tertarik membuat sesuatu yang berbeda.
"Kita ngobrol tentang musik melayu dan ada kesamaan persepsi tentang melayu yang seolah-olah musik murah. Gue tahu betul bahwa lagu melayu itu keren banget. Yang kami buat sekarang, melayu dipengaruhi musik modern. Jadi urutan itu yang ingin kami wujudkan," ucap Pay.
Firman menambahkan pemilihan lagu 'Rindu Serindu Rindunya' sebagai andalan dikarenakan adanya sejarah yang melatarbelakangi.
Ketika tampil di Malaysia pada tahun lalu, dirinya diminta penonton membawakan lagu yang populer di era tahun 90-an tersebut.
"Waktu itu gue ada konser di Hari Kemerdekaan Malaysia pada 31 Agustus 2013. Ada request gue nyanyiin lagu 'Rindu Serindu Rindunya' dan sambutannya gila banget dari 22.000 penonton yang hadir. Akhirnya terpikir untuk recycle lagu itu," ungkapnya.