Sekeluarga Terpaksa Mengamen karena Kelaparan

Nasib kurang beruntung dialami oleh pasangan suami-istri, Agus Wahyudi (37) dan Sunarsih (23). Mereka mengamen karena kelaparan.

Sekeluarga Terpaksa Mengamen karena Kelaparan
Warta Kota/Dwi Rizki
Pasangan suami-istri, Agus Wahyudi (37) dan Sunarsih (23), pengamen yang kena razia petugas Dinas Sosial Jakarta Selatan. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Nasib kurang beruntung dialami oleh pasangan suami-istri, Agus Wahyudi (37) dan Sunarsih (23).

Lantaran tidak memiliki pekerjaan tetap, keduanya memutuskan nekat mengamen bersama kedua anaknya.

Terlihat memelas sembari terus meminta keringanan, Agus Wahyudi yang datang bersama seorang anak pertamanya ke kantor Sudin Sosial Jakarta Selatan meminta tolong kepada petugas untuk membebaskan istri dan anak keduanya yang terjaring petugas saat mengamen di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (11/6/2014) kemarin.

Pria asal Tuban, Jawa Timur, itu mengaku bersalah karena baik dirinya maupun sang istri nekat mengamen di jalan sekeluarga.

"Habis pak saya tadinya kerja bangunan, karena sepi nggak ada yang ngajak, saya dan istri ngamen di jalanan pak. Anak dan istri saya kan perlu makan," kata Agus memelas kepada petugas.

Dirinya bercerita kalau keadaan ekonomi keluarganya sangat sulit saat ini. Sementara kebutuhan hidup dirinya beserta dua orang anaknya harus dipenuhi setiap hari.

"Terpaksa pak, saya ngamen begini. Setiap hari saya ngamen sama anak pertama saya, kalau istri ngamen sama anak kedua saya ini," ujarnya sembari tetap memeluk anak keduanya yang terlihat takut.

Tetapi, ketakutan Agus dan istri hanya bersifat sesaat. Setelah petugas Sudin Sosial Jakarta Selatan menerangkan runutan serta proses rehabilitasi sang istri dan anak keduanya di Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Cipayung selama dua minggu ke depan, dirinya merasa lega dan berharap bisa ada perubahan dalam hidup keluarganya.

"Kalau begitu saya ikhlas pak, karena istri saya benar dikasih pelatihan. Dua minggu ya pak, saya janji nggak akan ulangi lagi (mengamen-Red)," ujarnya.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Lucky Oktaviano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved