Breaking News:

Java Bean Coffee & Resto, Serasa di Rumah

Kongkow di Java Bean Coffee & Resto membuat ketiga mahasiswa ini merasa betah. Apalagi lokasinya tak jauh dari kampus mereka.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Dian Anditya Mutiara
Java Bean Coffee & Resto
Java Bean Coffee & Resto 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Tiga perempuan dan seorang laki-laki berbincang akrab di satu sudut ruangan di Java Bean Coffee & Resto. Mula-mula, mereka seakan berbincang serius, entah apa yang dibicarakannya. Tapi, tiba-tiba, tawa pecah di sela perbincangan di restoran yang terletak di lantai 3A Plaza Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Mereka adalah Allen (19), Nana (19), Violent (18), dan Vicky (20), mahasiswa yang kampusnya tak jauh dari Plaza Semanggi. Sembari bersantap dan bersenda gurau, mereka menunggu jadwal kuliah.

"Kita sering berkumpul sebelum atau sesudah kuliah. Sekadar mengisi waktu saja. Kadang juga sambil bahas mata kuliah. Di kafe atau foodcourt di Plaza Semanggi, salah satunya di Java Bean," kata Nana kepada Warta Kota.

Dikepung gedung pencakar langit dan kampus ternama, Plaza Semanggi tak pernah sepi pengunjung. Banyak pekerja atau mahasiswa menghabiskan waktu di puluhan kafe atau foodcourt di sana. Java Bean Coffee & Resto termasuk salah satu tempat nongkrong favorit.

Selain menempati spot strategis, kenyamanan yang ditawarkan kafe tersebut menjadi daya tarik pengunjung untuk menikmati beragam sajian. Tempat itu juga nyaman untuk bercengkerama dengan teman dan kerabat.

Heru Joko Bonari, Brand Manager Java Bean Coffee & Resto, mengatakan, nuansa rumahan kafenya menjadi daya tarik pengunjung. "Konsep yang kami usung yakni kedai tapi semi resto, yang didesain sedemikian rupa seperti suasana di rumah sendiri. Jadi, pengunjung datang dan menikmati menu di sini serasa seperti di rumah, bukan di sebuah restoran," katanya.

Heru menjelaskan, mayoritas pelanggannya pekerja kantoran dan mahasiswa. "Biasanya kalau mahasiswa suka datang ramai-ramai ke sini pada pagi dan sore hari. Tapi lebih seringnya sore hari, biasanya setelah mereka kuliah," katanya.

Sedangkan pada siang hari, kata Heru, kebanyakan konsumen pekerja kantoran yang ingin makan siang bersama rekan kerjanya. "Karena beberapa menu kami juga menjadi favorit makan siang, seperti soto dan sop buntut," katanya.

Di Java Bean Coffee & Resto menyediakan 100 kursi. Saat siang hari, kursi-kursi itu penuh pelanggan. Begitu juga saat momen-momen tertentu, pelanggan menggelar arisan atau pesta ulang tahun di restoran tersebut. "Paling banyak arisan ibu-ibu atau arisan para pekerja perusahaan," kata Heru.

Serba kayu

Furnitur di Java Coffee & Resto didominasi kayu. Mulai dari meja, kursi, dinding, dan minibar, dengan konstruksi kayu. Sedangkan desain ruangan cenderung minimalis bernuansa cokelat.

Di bagian langit-langitnya bergaya futuristik dengan lampu tembak temaram ke arah dinding. Di dinding kedai dipasang foto-foto, lemari kayu berkaca bening tempo dulu.

Silakan Anda menikmati kehangatan suasana di restoran ini

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved