Kamis, 9 April 2026

RSUD Tarakan Laksanakan Pendaftaran Online Pasien Rujukan

Pendaftaran online di RSUD Tarakan sudah dimulai sejak Maret 2014. Untuk mengurangi membludaknya pasien di RS

WARTA KOTA, GAMBIR - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah memberlakukan sistem pendaftaran melalui online di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Gambir, Jakarta Pusat sejak 3 Maret 2014 lalu.

Pendaftaran melalui sistem online itu dilaksanakan RSUD Tarakan bekerja sama dengan 12 puskesmas kecamatan di beberapa wilayah Ibukota Jakarta.

Hal ini dilakukan dalam rangka mengurai membludaknya jumlah pasien yang ingin berobat di RSUD Tarakan. Kebanyakan para pasien merupakan rujukan dari puskesmas-puskesmas.

"Sistem pendaftaran online sudah mulai diberlakukan mulai Maret 2013. Untuk sementara baru 12 puskesmas dan nanti dikembangkan menjadi 20 puskesmas," kata Direktur Utama RSUD Tarakan, Koesmedi Priharto saat dihubungi Warta Kota di RSUD Tarakan, Jalan Kyai Caringin, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (11/6/2014).

Koesmedi menjelaskan bahwa sistem pendaftaran online itu dilaksanakan untuk para pasien rujukan. Masyarakat yang menggunakan sistem itu merupakan program Badan Pelayanan Jaminan Kesehatan (BPJS) melalui kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Jadi itu untuk rawat jalan yang dirujuk oleh Puskesmas. Kalau memang dibutuhkan untuk rawat inap maka akan dilaksanakan rawat inap," tuturnya.

Dia menjelaskan alasan penerapan sistem pendaftaran online ini dilakukan dalam rangka agar masyarakat tidak membludak di RSUD Tarakan. Sementara untuk pasien yang membutuhkan ambulans dari puskesmas ke RSUD Tarakan merupakan tanggung jawab dari Pemprov DKI.

"Tujuannya agar masyarakat tidak mengantri lagi di rumah sakit. Kalau masalah ambulans itu ranahnya Pemprov DKI," pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima Warta Kota dari Pihak Pemasaran dan Informasi dari RSUD Tarakan ada 12 Puskesmas Kecamatan yang bekerja sama. Seperti Puskesmas Taman Sari, Puskesmas Tambora, Puskesmas Sawah Besar, Puskesmas Kemayoran, Puskesmas Grogol Petamburan, Puskesmas Grogol Selatan, Puskesmas Palmerah, Puskesmas Tanah Abang, Puskesmas Kebon Jeruk, Puskesmas Penjaringan, Puskesmas Tebet dan Puskesmas Gambir.

Terdapat dua loket pendaftaran BPJS yaitu online dan manual. Pasien Peserta Bantuan Iuran (PBI) dan BPJS Mandiri terpisah. Dalam sistem pendaftaran online hanya melayani 80 pasien. Sedangkan yang mengantri di loket ada 600 orang.

"Yah sekitar 12 persen lah pengurangan jumlah pasien yang mengantri di loket," kata staff Pemasaran dan Informasi RSUD Tarakan, Sugianta.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved