Halaman Museum Fatahillah Penuh Sampah

Pengunjung yang ingin ke museum bergedung putih tersebut terpukau melihat banyaknya sampah menumpuk

Halaman Museum Fatahillah Penuh Sampah
Panji Baskhara Ramadhan
Pasca Kegiatan Jakarta Museum Day Festival (JMDF) 2014, di Taman Fatahillah, Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, berimbas di halaman museum tersebut penuh sampah, Minggu (8/6). 

WARTA KOTA, KOTA - Pasca Kegiatan Jakarta Museum Day Festival (JMDF) 2014, di Taman Fatahillah, Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, berimbas di halaman museum tersebut penuh sampah, Minggu (8/6/2014). Hal tersebut membuat pandangan pengunjung menjadi terganggu.

Hasil pengamatan wartakotalive ketika menyambangi lokasi, terlihat sampah memenuhi halaman depan museum Fatahillah. Ribuan pengunjung yang rata-rata ingin bertamasya ke museum bergedung putih tersebut terpukau melihat banyaknya sampah menumpuk.

Selain itu masih terlihat tenda bekas kegiatan JMFD 2014 sedang dilakukan pembongkaran. Tak hanya itu, beberapa pengunjung kebingungan mengapa sampahnya belum diangkut petugas kebersihan.

"Ini sampah banyak banget. Masa jam segini belum juga diangkut?" gerutu salah seorang pengunjung.

Menurut pengujung museum, Lina (30) warga kawasan Pluit, menuturkan seharusnya tumpukan sampah yang terlihat sudah ditata rapih tersebut harus buru-buru diangkut, lantaran bisa menganggu pandangan pengunjung.

"Ya harusnya diangkat buru-buru mas. Jadi masyarakat yang biasanya lagi iseng olahraga atau tamasya ke sini kan jadi gak keganggu. Kurang cepat nih petugas kebersihannya," tuturnya sambil menggendong anak perempuannya yang masih berumur empat tahun.

Senada dengan Hendra (38) pengunjung kawasan kota tua sekaligus warga kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, mengatakan ia yang sedang melakukan olahraga pagi, aroma sampah membuatnya menganggu.

"Saya emang suka olahraga pagi. Pas ke sini nih (halaman museum fatahillah) jadi ogah lari saya. Baunya aja udah semerbak. Pas lari gitu kan narik nafas mulu. Masa nyium aroma sampah? Harusnya kan menghirup udara segar," jelasnya.

Yopi (56), warga Tanah Pasir, Jakarta Barat, ia yang bekerja sebagai seni pesilat di halaman fatahillah mengatakan, acara JMDF 2014 kemarin, Sabtu (7/6), sekitar pukul 09.00 WIB sampai 21.00 WIB. Banyak pengunjung yang hadir, dan ada acara kebudayaan betawi dan musik.

"Iya benar, acaranya kemarin sampe malam sekitar jam sembilanan lah. Tapi sebenernya hampir tengah malem juga. Ada cara musik sama budaya betawi gitu lah," ucap pria berkostum jagoan betawi, pitung tersebut.

Ia juga menambahkan sampah-sampah yang berceceran menurutnya berasal dari usainya acara JMDF.

"Ia betul, ini sampah-sampah dari semalem nih. Emang belum diangkut pak. Tapi ya seharusnya dari pagi-pagi buta udah harus diangkut. Biar pengunjung yang pagi mau ke siang hari gak keganggu," tambahnya. (Panji Baskhara Ramadhan)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved