Delapan Preman Terjaring Razia di Blok M

Razia yang dilakukan petugas gabungan menangkap delapan preman di Terminal Blok M.

Tribunnews.com
Terminal Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU-Sudin Sosial Jakarta Selatan menggelar razia di Terminal Blok M, Senin (2/6/2014). Sebanyak delapan orang yang dikategorikan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) digaruk petugas. Kedelapan orang itu terdiri atas tujuh preman dan seorang pencopet. 

Kasi Pelayanan dan Rehabilitasi Sudin Sosial Jakarta Selatan, Miftahul Huda mengungkapkan pihaknya akan melakukan sterilisasi dengan mengerahkan serta menempatkan anggotanya di beberapa titik rawan PMKS di kawasan Terminal Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Setelah membaca laporan dari masyarakat melalui situs Lapor kami coba bersihkan Terminal Blok M dari PMKS, untuk itu kami bersinergi dengan Pihak Kepolisian, Satpol PP, Sudin Perhubungan," jelasnya.

Salah satu keluhan masyarakat dalam situs lapor tersebut, diantaranya berisi keluhan masyarakat akan adanya pengemis, anak jalanan, dan pedagang asongan. Tetapi yang menjadi perhatiannya adalah rawannya kejahatan dari keberadaan preman di Terminal Blok M saat ini.

"Salah satu laporan masyarakat seperti ini; 'banyak pemalak di Terminal Blok M. Akhir2 ini banyak pemalak 1 tim dua orang. Bertopi, modus berdeklarasi sebentar. Sering naik di pintu keluar terminal bus Blok M. Di metro mini 74. Tolong diamankan pihak yg berwenang'. Itu yang menjadi dasar kami melakukan pengamanan," tuturnya sambil menunjukan halaman situs Lapor yang berisi keluhan masyarakat.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved