Breaking News:

Rilis Album, Ian Antono Song Book I: Sebuah Babak Baru

Selama 45 tahun berkarya, musisi dan pencipta lagu Ian Antono (63) merangkum karya-karyanya dalam sebuah album.

Warta Kota/Nur Ichsan
Ian Antono 

WARTA KOTA, JAKARTA - Selama 45 tahun berkarya di blantika musik Indonesia, musisi dan pencipta lagu Ian Antono (63) merangkum karya-karyanya dalam sebuah album bertajuk, Ian Antono Song Book I: Sebuah Babak Baru. Gitaris band rock legendaris Godbless ini menuturkan, albumnya ini merupakan caranya beradaptasi dengan industri musik yang kini telah lebih modern.

"Ini memang merupakan babak baru karena sudah terjadi revolusi bagi industri musik Indonesia, bahkan dunia," kata Ian Antono saat peluncuran albumnya itu di Rolling Stone Cafe, Jakarta Selatan, Jumat (23/5/2014) sore.

Revolusi itu, kata Ian, yang paling terlihat nyata adalah dari segi penjualan. Jika awalnya karya para musisi dijual dalam bentuk kaset, kemudian berubah ke CD (Compact Disc) dan belakangan Ring Back Tone (RBT). Namun kini itu semua tidak lagi jadi primadona.

"Masyarakat lebih memilih jalur distribusi digital, atau yang lebih parahnya lagi, mereka hanya mendengarkan lagu lewat jaringan internet yang menawarkan berbagai situs musik, seperti youtube," kata Ian.

Hal paling celaka tentunya seperti dirinya. Pasalnya, master album yang sudah menjadi hak seumur hidup eksekutif produser terdahulu yang masih dalam bentuk pita 2 inci (celluloid), perlahan akan hilang. Oleh sebab itu, Ian memutuskan mengumpulkan kembali karya-karyanya untuk disimpan dalam bentuk digital.

"Dengan perkembangan yang mengagetkan ini, bila kita tidak cepat-cepat sadar, maka kita semakin tenggelam dan tersisih bahkan karya-karya musik kita yang puluhan tahun yang kita buat bisa hilang begitu saja," kata musisi yang mengorbitkan lady rocker Nicky Astria itu.

Di Song Book I ini berisi sembilan lagu lawas dan satu lagu baru dengan melibatkan lima orang penyanyi. Yakni Syaharani (Uang), Roy Jeconiah (Kepala Dua, Neraka Jahanam), Koming Surya (Gersang, Saksi Gitar Tua), Rezi Pratomo (Suara Cinta, Tertipu Lagi), Anindimas (Lari), serta lagu "Kepada Perang" dan "Setan Jalanan" yang dimainkan dalam bentuk instrumental.

Ian mengatakan, Song Book I merupakan produksi awal pendokumentasian yang dikemas dalam sebuah album. Karya-karya Ian lainnya akan turut dimasukkan dalam produksi Song Book II dan seterusnya.

"Di samping nantinya akan menjadi dokumentasi pribadi, album ini tentu saja sangat bermanfaat dan memudahkan masyarakat pendengar musik yang ingin mendokumentasikan karya saya," kata pria bernama asli Yusuf Antono Djojo itu.

Tags
Ian Antono
Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved