Tip Sehat
Musik Bisa Mendekatkan Emosi Anak Berkebutuhan Khusus
Musik bisa membantu menyentuh emosi para anak berkebutuhan khusus.
Penulis: | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTA KOTA, PALMERAH - Suara angklung yang mendendangkan lagu-lagu tradisional itu cukup enak di dengar. Tidak ada hal yang berbeda apalagi saat mata terpejam. Tapi saat membuka mata lebar-lebar barulah kelihatan bedanya.
Sekelompok anak yang memainkan angklung itu punya wajah yang hampir sama. Wajah khas mongoloid. Sesekali, satu dua anak keluar barisan. Namun tidak mempengaruhi nada-nada yang dimainkan secara medle itu.
“Enggak kebayang sabarnya yang melatih anak-anak ini,” komentar salah satu ibu yang menonton pertunjukan anak-anak yang tergabung dalam Ikatan Syndrome Down Indonesia (ISDI).
Pertunjukan itu diadakan seusai diadakan talkhshow dengan tema ‘Musik dan Manfaatnya Bagi Anak Berkebutuhan Khusus’ di Pinisi Edutainment Park belum lama ini.
Aryanti Jacub, Pendiri dan pengurus ISDI mengaku, melatih anak-anak down syndrome ini memang sangat susah. “IQ anak-anak ini jelas dibawah rata-rata. Angka IQ nya bisa 34,” kata Aryanti. Padahal Intelligence Quotient (IQ) normal anak 100 dengan rata-rata 100-120. Diatas 130 kategori jenius.
“Jangankan saat berlatih angklung, saat aktivitas biasa saja, anak-anak ini suka berantem, bahkan acuh, sulit melakukannya,” katanya.
Tapi akhirnya ketika anak-anak menemukan keasyikan sendiri bermain angklung, mereka pun bisa mengikuti. Walaupun masih ada kekurangan disana sini. Ia mengaku dibandingkan teknik bermain angklungnya, kesabaran paling penting saat mengajar angkung kepada anak-anak berkebutuhan khusus.
“Kita memilih musik angklung karena ramai-ramai bermainnya. Bagi saya ini prestasi yang luar biasa. Dulu satu lagu, satu tahun. Sekarang satu lagu bisa dua minggu saja,” katanya. Setelah anak-anak rajin main angklung, dampak yang nyata pada komunikasi. “Dari anak yang ‘tidak nyambung’ jadi lebih nyambung. Mungkin butuh waktu tapi sampai juga,” ujar Aryanti.
Menurut psikolog Seto Mulyadi, musik bisa menyentuh emosi anak-anak. Anak belajar dan berkembang jika disentuh emosinya. Apalagi musik menyenangkan. Ada gerakan, alunan nada-nada yang menyenangkan dan membawa manfaat. Seperti halnya Mozzart Effect yang bisa mempercepat pertumbuhan otak.
Hal ini berlaku tidak hanya pada anak yang normal saja tapi juga pada anak yang berkebutuhan khusus. “Jika anak-anak dibombardir dengan musik yang indah, perkembangannya juga optimal,” kata psikolog yang biasa disapa Kak Seto dikesempatan yang sama.
Musik berdasarkan penelitian para ahli, merupakan alat dan sarana yang ampuh dalam mendekatkan hubungan antara orangtua dan anak penderita down syndrome atau anak berkebutuhan khusus.