Wali Kota Bekasi: Atasi Sampah Secara Swadaya

Wali Kota Bekasi memilih memaksimalkan semua kemampuan untuk atasi penanganan masalah sampah secara swadaya.

Wali Kota Bekasi: Atasi Sampah Secara Swadaya
Tribunnews.com
Rahmat Effendi, Wali Kota Bekasi. 

WARTA KOTA, BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memilih memaksimalkan semua kemampuan yang ada untuk mengatasi penanganan masalah sampah yang mendera wilayah itu sejak April 2014 secara swadaya.

"Opsi pembuangan sampah ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Bantargebang milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bukan satu-satunya jalan keluar," katanya di Bekasi, Senin (19/5/2014).

Pemkot Bekasi telah menetapkan status darurat sampah di TPA Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, akibat seluruh lahan yang ada telah penuh tertimbun sampah.

Rahmat meminta agar semua instrumen pemerintahan turut bertanggung jawab atas titik-titik tempat pembuangan sampah liar yang bermunculan di wilayah itu akibat terhambatnya pengangkutan ke TPA Sumurbatu.

"Semalam perwakilan truk pengangkut sampah mengadukan lamanya pembuangan ke TPA Sumur Batu akibat panjangnya antrean. Lamanya mengantre ini membuat kinerja pengangkutan mereka terganggu," ucapnya.

Menurut dia, upaya perluasan zona pembuangan sampah yang baru di TPA Sumurbatu tengah dalam proses pengerjaan.

"Namun memang kami akui prosesnya memakan waktu karena segala sesuatunya harus dilakukan hati-hati. Legalitas setiap tahapan prosedur yang dilalui harus terpenuhi, supaya tidak ada yang dijadikan korban," katanya. (Antara)

Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved