Penjual Batu Cincin Babak Belur Digebuki Buruh Pabrik

Niat awal hendak menawarkan batu cincin, namun akhirnya pria ini malah mengambil telpon genggam milik buruh pabrik.

Penjual Batu Cincin Babak Belur Digebuki Buruh Pabrik
Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, CENGKARENG - Kurniawan warga Cengkareng Timur, Jakarta Barat babak belur dikeroyok belasan buruh pabrik lantaran nekat mengambil telpon genggam milik seorang buruh pabrik bernama Jhuntra Manurung, Kamis (16/5/2014) di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.

Kurniawan yang awalnya hendak menawarkan batu cincin pada korban malah khilaf dan mengambil telpon genggam korban.

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Widodo menuturkan awalnya Kurniawan menawarkan batu cincing pada korban. Dan korban pun tertarik. Lalu korban pergi ke kamar kecil, dan meletakkan telpon genggamnya di atas meja.

Saat korban ke kamar kecil, pelaku mengambil telpon genggam korban dan langsung melarikan diri. Setelah kembali dari kamar kecil, korban mendapati telpon genggamnya raib dan tukang batu cincing (Kurniawan) sudah tidak ada.

"Korban curiga karena HP merk Mito type A 50 miliknya hilang dan pelaku juga kabur. Korban langsung mengejar pelaku dengan dibantu oleh beberapa buruh pabrik yang berada di lokasi," ungkap Widodo, Jumat (16/5/2014).

Upaya korban dan beberapa buruh pabrik berhasil. Pelaku tertangkap dan belasan buruh langsung menghajar korban. Kemudian korban dibawa ke Polsek Cengkareng.

"HP korban ada di kantong belakang sebelah kiri pelaku. Ditemukan pula sebilah belati bergagang dan bersarung jenis pistol warna hitam yang terselip di pinggang pelaku," tegas Widodo.

Atas perbuatannya kini pelaku ditahan di Polsek Cengkareng dan dikenakan Pasal 362 KUH Pidana tentag pencurian dan pasal 2 (1) Undang-undang darurat No.12 tahun 1951, dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved