Mahasiswi Hilang
Shara Menghilang, Teman Kuliah di PNJ Cuek Saja
Kalau dia tidak masuk, saya tanya teman kelasnya gak ada yang tahu. Sepertinya mereka gak ada yang kehilangan.
Penulis: Budi Sam Law Malau |
WARTA KOTA, DEPOK - Shara Meilanda Ayu (20) putri Sugiyanto (45) yang hampir menjual ginjalnya demi menebus ijazah SMA Shara sebesar Rp 17 Juta, dikenal di kampusnya sebagai sosok pendiam dan tertutup.
"Dia itu orangnya pendiam dan tak banyak omong. Kepada teman-temanya bicara seperlunya," kata Titik Purwinarti, Ketua Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) saat ditemui Warta Kota di ruang kerjanya di Kampus PNJ, Kompleks UI, Depok, Senin (12/5/2014) sore.
Karena itulah, kata Titik, Shara tak memiliki teman yang akrab dan dekat dengannya di kampus.
"Kalau dia tidak masuk, saya tanya teman kelasnya gak ada yang tahu. Sepertinya mereka gak ada yang kehilangan," ujar Titik.
Linggar, guru Bahasa Indonesia di PNJ yang mengajar di kelas Shara yang mengambil jurusan Administrasi Niaga, mengatakan Shara atau Ayu adalah sosok tertutup.
"Anak itu orangnya tertutup, karena dia pendiam juga. Saya gak pernah liat bercengkerama dengan teman-temannya. Kebanyakan sendiri. Mungkin dia penyendiri juga," ujar Linggar.