Kasus Inses

Sai Makan Ari-ari Bayi Anaknya Yang Baru Digugurkan

Sai yang diduga sudah empat kali menggugurkan kandungan dan memakan ari-ari anaknya itu perlu segera diringkus.

Sai Makan Ari-ari Bayi Anaknya Yang Baru Digugurkan
Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, SIGLI -- Ketua Pusat Studi Perdamaian dan Resolusi Konflik, Unsyiah, Saifuddin mengatakan mengapa Sai yang diduga sudah empat kali menggugurkan kandungan dan memakan ari-ari anaknya itu perlu segera diringkus.

“Ini juga sebagai langkah pengamanan agar jangan sampai dia menjadi korban amuk massa yang sudah sangat muak melihat tingkahnya sehingga kasus ini nantinya semakin kompleks dan rumit penyelesaiannya,” ujar Saifuddin.

Terkait penanganan kasus ini lebih lanjut, Saifuddin berpandangan meskipun kasus inses ini adalah delik aduan, tapi sebaiknya polisi bersikap aktif, tidak hanya menunggu pengaduan korban atau keluarga. Polisi tahu kasus ini sudah mendapat perhatian publik, sangat mencederai perasaan masyarakat, karena itu sebaiknya polisi segera mengerahkan personel untuk mencari pelaku, tanpa terlalu mengaitkan dengan pengaduan dan juga dengan visum.

Dari segi delik, mungkin saja pelaku tak hanya dapat dibidik dengan pasal inses, melainkan terbuka kemungkinan mengusut keterlibatannya dalam delik-delik lain. Pelaku mungkin juga telah melakukan ancaman fisik kepada anggota keluarganya yang lain dan memakan plasenta janin yang mungkin merupakan satu kejahatan tersendiri.

Tags
Inses
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved