Selasa, 2 Juni 2026

Bocah TK Disodomi

Afrischa Perempuan Aneh, Sangat Agresif Bantu Sodomi Bocah TK JIS

Peran Afrischa diantaranya mulai dari memegangi korban, melucuti baju korban, melakukan pengancaman serta memukul korban.

Tayang:
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Suprapto

WARTA KOTA, SEMANGGI— Polda Metro Jaya akan memeriksakan Afrischa Setyani, satu-satunya perempuan dari 6 tersangka sodomi siswa TK Jakarta International School (JIS), ke psikolog untuk melihat kondisi kejiwaannya. Sebab dalam pemeriksaan polisi diketahui Afrischa sangat aktif dalam melakukan kekerasan seksual kepada korban sodomi, bersama kelompoknya.

Seperti diketahui 6 orang tersangka kasus sodomi ini, semuanya adalah petugas kebersihan JIS yang merupakan karyawan outsourcing, dan Afrischa adalah satu-satunya perempuan.

Peran Afrischa diantaranya mulai dari memegangi korban, melucuti baju korban, melakukan pengancaman serta memukul korban, bahkan juga tak jarang ia memasukkan jarinya ke anus korban sembari ia melepaskan celananya sendiri saat sodomi dilakukan rekan-rekannya.

Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Heru Pranoto, mengatakan selain untuk melihat motif dan penyebab Afrischa melakukan aksinya bersama 5 rekan prianya, pemeriksaan psikologi kepadanya juga akan melihat apakah Afrischa termasuk inisiator kelompok dalam aksi kekerasan mereka.

Heru mengatakan awalnya pihaknya menduga inisiator aksi kekerasan seksual mereka ini adalah Zaenal (25), salah satu tersangka yang merupakan petugas kebersihan paling senior diantara mereka.

"Sebab dari pemeriksaan, Zaenal diduga yang pertama kali melakukan pelecehan seksual di sekolah tersebut lalu diikuti kelima rekan kerjanya sesama petugas kebersihan, pada Januari sampai Maret 2014. Awalnya diduga Z yang melakukan," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (8/5/2014). Namun, katanya, temuan penyidikan membuat adanya kemungkinan tersangka lain yang menjadi inisiator termasuk Afrischa. "Karenanya pendalaman masih terus kami lakukan," ujarnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, mengatakan aktifnya Afrischa melakukan aksi kekerasan seksual pada korban, menjadikan pihaknya berencana memeriksa kejiwaan Afrischa ke psikolog.

"Mengapa AF yang merupakan satu-satunya perempuan sangat aktif dalam melakukan aksi kekerasan seksual ini, kami akan periksakan yang bersangkutan ke psikolog," kata Rikwanto di Mapolda Metro, Kamis (8/5/2014).

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved