Rabu, 15 April 2026

Coppa Italia

Napoli Raih Coppa Italia, Kalahkan Fiorentina 3-1

Napoli menjadi juara Coppa Italia setelah di final menang 3-1 atas Fiorentina dalam laga di Stadio Olimpico, Roma, Minggu (4/5/2014) WIB.

Editor: Lucky Oktaviano

WARTA KOTA, ROMA - Napoli menjadi juara Coppa Italia setelah di final menang 3-1 atas Fiorentina dalam laga di Stadio Olimpico, Roma, Sabtu (3/5/2014) waktu setempat atau Minggu (4/5) dini hari WIB.

Lorenzo Insigne menjadi bintang Napoli yang dalam laga ini harus bermain dengan 10 orang setelah Gokhan Inler dikartu merah, karena mencetak dua gol.

Ini menjadi gelar hiburan bagi pasukan Rafael Benitez tersebut, yang untuk ke-10 kalinya tampil di final.

Pasalnya, mereka gagal di fase grup Liga Champions pada musim ini, dan dipastikan terlempar dari persaingan memperebutkan gelar juara Serie-A yang kemungkinan besar dipertahankan oleh Juventus.

Sedangkan bagi Fiorentina, hasil ini tentu saja sangat menyesakkan karena tim besutan Vincenzo Montella tersebut nihil gelar.

Setelah peluang tampil di Liga Champions musim depan nyaris musnah (saat ini Fiorentina di peringkat keempat, tertinggal delapan poin dari Napoli dan hanya tersisa tiga pertandingan), La Viola, yang untuk ke-11 kali bermain di final, ingin mendapatkan trofi ini setelah enam kali meraihnya.

Napoli mengawali pertandingan yang sempat tertunda akibat insiden di luar stadion ini dengan sangat bagus. Saat pertandingan baru berjalan 11 menit, Insigne sudah membobol gawang Neto.

Menerima umpan dari Marek Hamsik, Insigne melepaskan tendangan melengkung dengan kaki kanannya dari sektor kiri permainan Napoli. Bola lebih dulu membentur tiang sebelum memantul ke dalam gawang.

Enam menit berselang, Napoli kembali bersorak karena lagi-lagi Insigne mencetak gol. Kali ini dia memanfaatkan assist Gonzalo Higuain, yang lebih dulu merobohkan pertahanan Fiorentina sehingga memberikan kemudahan bagi Insigne untuk mengoyak jala gawang Neto.

Fiorentina, yang terakhir kali menjuarai ajang ini pada 2001 ketika menang 2-1 atas Parma, mengais asa untuk mengakhiri penantiannya selama 13 tahun mengangkat trofi ini ketika Juan Vargas membobol gawang Pepe Reina pada menit ke-28.

Vargas mampu memaksimalkan umpan Josip Ilicic, untuk mengubah skor menjadi 2-1.

Pada menit ke-45, Fiorentina sempat mencetak gol balasan, tetapi dianulir. Alberto Aquilani yang membuat gol tersebut dinilai sudah lebih dulu dalam posisi offside. Skor 2-1 bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, Napoli berusaha mengendalikan permainan demi menjaga keunggulannya. Tetapi pada menit ke-79, mereka harus bermain dengan 10 orang setelah Inler diganjar kartu kedua (diikuti kartu merah) atas pelanggarannya terhadap Ilicic.

Unggul jumlah pemain, Fiorentina mendominasi pertandingan. Peluang terbaik diperoleh Ilicic pada menit ke-86 ketika sudah berhadapan dengan Reina usai menerima umpan Alessandro Matri. Sayang, tendangan kaki kirinya melebar di sisi kanan gawang Napoli.

Alih-alih mencetak gol penyama, gawang Fiorentina justru kebobolan pada menit ke-90+2.

Menerima umpan Jose Callejon, Dries Mertens menggiring bola ke dalam kotak penalti untuk memperdaya Neto, sekaligus mengunci kemenangan Napoli yang meraih gelar kelimanya di Coppa Italia setelah tahun 1962, 1976, 1987 dan 2012.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved