May Day

Prestasi Jokowi Selesaikan Masalah Buruh di Jakarta Nol Besar

Para buruh yang tergabung dalam SPSI menegaskan pad Gubernur Jokowi untuk tak berlagak mendukung buruh.

Prestasi Jokowi Selesaikan Masalah Buruh di Jakarta Nol Besar
Kompas.com
Kandidat calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Joko Widodo, melakukan foto bersama warga saat akan makan di kawasan Cisarua, Cianjur, jawa Barat, Sabtu (29/3/2014). Pria yang akrab disapa Jokowi meminta kepada masyarakat agar memberikan dukungan kepada PDI-P sekaligus turut mengawasi pelaksanaan Pemilu 2014. 

WARTA KOTA, MENTENG - Para buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 menegaskan kepada Gubernur DKI Jakarta Jokowi tidak usah berlagak mendukung buruh karena hendak maju sebagai capres dari PDI Perjuangan.

Ketua Umum SBSI 1992, Sunarti, menegaskan pihaknya menilai prestasi Jokowi adalah nol besar dalam menyelesaikan persoalan buruh di Jakarta. Meski upah layak hidup dinaikkan dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2,2 juta, ternyata hal itu tidak dilaksanakan oleh perusahaan tempat buruh bekerja.

"Percuma Jokowi (jadi Presiden). Dulu dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2,2 juta, dia (Jokowi) menyepakatinya, ternyata aturan tersebut tidak diikuti oleh perusahaan. Kemudian dilakukan penangguhan. Hingga saat ini mana?" kata Sunarti di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Kamis (1/5/2014).

Ia menilai kebijakan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta tidak ada bedanya dengan para penentu kebijakan pendahulunya yang hanya mengumbar janji kemudian melupakannya begitu saja.

"Bagi saya dia sama juga. Apa sih bedanya? Jangan merasa hebat, dalam pelaksanaannya nihil. Jangan sok-sokan mendukung buruh," cetusnya.

Penulis:
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved