May Day

Jokowi Berharap Pemerintah dan Buruh Lebih Intens Komunikasi

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berharap dialog antara pemerintah dengan buruh semakin intens dilakukan.

Jokowi Berharap Pemerintah dan Buruh Lebih Intens Komunikasi
Wartakotalive.com/Nicola Manafe
Gubernur DKI Jakarta sekaligus bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo memakai baju kotak-kotak di Hari Buruh Sedunia, Kamis (1/5/2014). 

WARTA KOTA, MENTENG - Menanggapi Hari Buruh Internasional (May Day), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berharap dialog antara pemerintah dengan buruh semakin intens dilakukan.

"Saya kira yang paling penting kedepan adalah sebuah dialog sosial antara pemerintah, pemimpin daerah, dan nasional dengan buruh sangat perlu," ujar Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi di rumah dinasnya, Jalan Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/5/2014).

Jokowi yang juga sebagai bakal calon presiden dari PDI Perjuangan ini mengatakan, dialog yang intens itu sangat perlu dilakukan keduabelah pihak. Hal ini sekaligus meminimalisir protes buruh yang dituangkan dalam aksi-aksi demonstrasi.

"Sehingga tidak perlu setiap kenaikan UMP (Upah Minimun Provinsi) demo. Ada hari buruh ini demo besar-besaran. Lebih baik masalah itu diselesaikan dengan dialog, ketemu," kata mantan Walikota Solo ini.

Selanjutnya, Jokowi tidak lupa mengucapkan selamat memperingati Hari Buruh Internasional. Ia berharap keberadaan buruh semakin lama kebutuhannya semakin baik dan layak.

"Selamat hari buruh sedunia. Saya juga hargai hak konstitusi buruh. Biar nanti betul-betul punya sebuah kondisi buruh yang kerja layak, punya upah layak dan hidup layak. Saya kira goalnya kesana. Itu bisa kita lakukan kalau kita bisa perjuangkan sebuah kondisi industri nasional yang kuat," tutur Jokowi.

Penulis: z--
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved