May Day

Kapolda Metro: Tak Satu Pun Pot Bunga yang Pecah

Kapolda Metro Jaya Irjen Dwi Priyatno sudah melakukan pertemuan dengan 24 elemen buruh yang berencana menggelar aksi di Jakarta.

Penulis: Budi Sam Law Malau |

WARTA KOTA, SEMANGGI - Kapolda Metro Jaya Irjen Dwi Priyatno mengatakan, dalam unjuk rasa buruh untuk memperingati Hari Buruh Sedunia atay May Dday pada 1 Mei 2014, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan 24 elemen buruh yang berencana menggelar aksi di Jakarta.

Menurut Dwi, dalam pertemuan itu disepakati para buruh akan menggelar aksi di Bundaran HI, Istana Negara, Gelora Bung Karno dan sejumlah ruas jalan lainnya dalam dua hari, yakni Kamis, 1 Mei 2014 dan Jumat, 2 Mei 2014.

"Jadi unjuk rasa yang dilakukan buruh dibagi dalam dua hari, yakni tanggal 1 dan 2 Mei," kata Dwi di Mapolda Metro Jaya.

Menurut Dwi, pihaknya akan mengerahkan 18.000 personel termauk 2000 personel dari PMI.

Dwi menjelaskan, dalam pertemuan itu, para buruh berjanji tidak akan anarkis. "Bahkan mereka berjanji tidak ada satu pun pot bunga yang pecah," katanya.
Karenanya, kata Kapolda Metro, polisi akan melakukan pengawalan secara soft dan humanis dalam aksi buruh ini.

Walaupun begitu, kata Dwi, jika para buruh berupaya menggangu ketertiban umum di antaranya dengan menutup jalan tol atau ruas jalan umum lainnya, pihaknya akan melakukan pendekatan persuasif hingga tindakan tegas sampai tembak ditembak sesuai Perkap Kapolri.

"Dari persuasif hingga tindakan tegas akan kami lakukan untuk mengantisipasi adanya tindakaan anarkis," kata Dwi.

Dwi menjelaskan pihaknya juga akan menjaga wilayah perbatasan Jakarta karena di sanalah para buruh masuk ke Jakarta untuk memperingati May Day.

"Di wilayah perbatasan kami juga bekerjasa sama dengan Polda dan Polres di wilayah perbatasan untuk mengamankan May Day ini," kata Dwi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved