Persija Jakarta

Lawan Gresik United, Persija Fokus Antisipasi Bola Mati

Persija Jakarta terus berbenah menjelang laga kontra Gresik United, Selasa (29/4/2014).

Lawan Gresik United, Persija Fokus Antisipasi Bola Mati
Tribunnews.com
Andritany Ardhiyasa, Kiper Persija Jakarta 

WARTA KOTA, JAKARTA - Persija Jakarta terus berbenah menjelang laga kontra Gresik United, Selasa (29/4/2014).

Antisipasi bola mati menjadi fokus utama dari serangkaian materi latihan yang dijalankan mengingat rekor kemasukan empat gol dari set piece.

Kelemahan anak-anak Jakarta dalam mengantisipasi bola mati terbukti saat bertandang ke markas Persik Kediri, Senin (21/4). Macan Kemayoran takluk 1-2 dari tuan rumah. Kedua gol Persik berasal ekesekusi bola mati.

Gawang Andritany Ardhiyasa juga sebelumnya kebobolan dua kali melalui eksekusi set piece . Masing-masing terjadi saat bertemu Barito Putera dan Sriwijaya FC.

"Pertahanan kami masih kurang dalam mengantisipasi bola mati, dan kami harus memperbaikinya setiap hari. Selain itu, materi latihan juga ditekankan soal pressure dan counter pressure," kata Benny Dolo.

Bendol berharap, organisasi pertahanan antara bek dan gelandang harus sinergis dan jeli membaca pergerakan pemain lawan yang berada di depan maupun yang tiba-tiba berlari dari belakang.

Set piece, yang biasa dilakukan melalui tendangan bebas dan sepak pojok bisa menjadi momok bagi pemain bertahan. Sebab, kemelut di depan gawang bisa mengaburkan fokus pemain bertahan untuk mengawal seluruh pemain lawan.

Dibutuhkan organisasi pertahanan yang baik antara kiper, pemain belakang, dan barisan pemain tengah, untuk mengcover pergerakan lawan. Eksekusi bola mati bisa menjadi strategi jitu bagi tim yang memiliki pemain andal dalam duel bola udara.

Sering kecolongan

Penjaga gawang Persija Andritany juga mengakui rekan-rekannya sering kecolongan dalam mengantisipasi bola mati. Para pemain kurang jeli mengantisipasi pergerakan pemain yang bisa muncul tiba-tiba tanpa pengawalan yang ketat.

"Belakangan sudah mulai terorganisir lebih baik setelah mendapatkan materi khusus untuk mengantisipasi bola mati. Sebaliknya, kami juga berlatih untuk mencetak gol dari kesempatan eksekusi bola mati," ujar kiper 22 tahun itu.

Barisan pertahan Persija bakal komplet kembali setelah bek tengah Ngurah wahyu Trisnajaya alias Nanak, sudah mulai bergabung dalam skuad yang dipersiapkan melawan Gresik.

Egi Melgiansyah juga kemungkinan sudah bisa merumput usai pulih dari cedera ligamen. Namun, Benny kemungkinan masih menyimpan Egi agar lebih fit ketika Persija menjamu Arema Cronus, Minggu (4/5).

Zeimir Terkes, yang sempat absen di dua laga sebelumnya lantaran harus mendampingi istrinya karena pendarahan ketika hamil, sudah mulai bergabung dalam sesi latihan.

Terkes kemungkinan bersar diturunkan melawan Gresik, sekaligus sebagai bahan evaluasi pelatih apakah layak dipertahankan atau tidak pada akhir putaran pertama nanti.

Penulis: z--
Editor: Lucky Oktaviano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved