Tergiur Uang di Tas Pengisian ATM Satpam TAG Mencurinya

Dirinya mengaku gelap mata saat melihat pecahan uang Rp 100.000 berceceran di dalam tas pengisian uang ATM.

Tergiur Uang di Tas Pengisian ATM Satpam TAG Mencurinya
Warta Kota/angga bhagya nugraha
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PESANGGRAHAN - Tidak terpikirkan apa yang dirasakan oleh AM (23) Satuan Pengamanan PT Tunas Artha Gardatama (TAG) yang meringkuk di balik jeruji besi Mapolsek Pesanggrahan saat ini. Dirinya mengaku gelap mata saat melihat pecahan uang Rp 100.000 berceceran di dalam bag (tas-red) pengisian uang Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang dikumpulkannya hingga senilai Rp 18,3 juta.

Peristiwa penggelapan uang tersebut diungkapkan oleh dirinya saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Pesanggrahan, Senin (21/04/2014) siang. Masih terlihat lesu, dirinya menunduk dan menjawab seluruh pertanyaan petugas yang menginterogasinya.

Diceritakannya, awal mula dirinya melakukan penggelapan uang hingga senilai Rp 18,3 juta tersebut berawal dari kedatangan sebuah mobil operasional TAG yang baru saja mengisi ulang ATM dan bersandar di kantor PT TAG yang beralamat di Jalan RC Veteran, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Minggu (20/04/2014) sore.

Pria yang mengaku hobi bermain bola itu pun segera melakukan tugas tambahannya seperti biasa yakni melakukan pendataan armada yang masuk dan keluar serta mencatat bag (tas) yang berisi kotak reject (penyimpanan uang-red) dari mobil ATM. Namun tidak dinyana, seperti mendapat durian runtuh, pria berambut pendek berkulit sawo matang itu melihat lembaran uang  pecahan Rp 100.000 berwarna merah yang tercecer dalam tas.

Dirinya yang bertugas sendirian pun akhirnya tergiur dan mencoba merogoh sedikit demi sedikit uang yang dirabanya di dalam kantong uang berukuran sekira 60 liter itu. Berselang lima menit, dirinya pun tidak menghentikan aksinya karena rasa penasarannya untuk mengambil lebih banyak lagi uang yang tercecer.

Berselang sepuluh menit, tidak terasa kedua kantong kanan dan kiri celana lapangannya terasa penuh dan berat. Dirinya pun menghentikan aksi merogohnya itu karena juga sudah tidak merasakan lagi uang didasar tas.

Namun aksi tangan panjangnya tidak berbuah percuma, sebanyak 183 lembar uang pecahan Rp 100.000 atau senilai Rp 18,3 juta tersebut berhasil didapatkannya hanya dalam sepuluh menit. Dirinya pun segera menaruh seluruh uang hasil jarahannya tersebut ke dalam empat bungkus rokok kosong dan bekerja seperti biasa agar tidak dicurigai rekan kerja ataupun pihak perusahaan.

Setelah melalui jam kerja seperti biasa, warga asal Kampung Leler RT 03/06 Kali Wedi, Banyumas, Jawa Tengah itu pun bergegas pulang ke kosannya di Jalan RC Veteran No 100 RT 01/11 Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan dan langsung menggunakan uang hasil curiannya untuk membayar hutang, membayar sewa kos dan bersenang-senang.

Tetapi rasa senang AM hanya bertahan beberapa jam saja, karena berdasarkan keterangan Kordinator Internal Security TAG yang menerima laporan dari petugas CPC ATM diketahui kalau jumlah uang yang berada di ATM Food Arena Ciputat memiliki selisih saldo yang sangat besar.

Penelusuran pun segera dilakukan oleh pihak internal PT TAG melalui rekaman CCTV dalam gedung perusahaan dan diketahui terdapat kejanggalan pada gestur AM saat melakukan pemeriksaan terhadap salah satu tas pengisian uang. Dalam rekaman tersebut, AM terlihat membelakangi kamera dan terlihat sesekali memasukkan tangan ke dalam tas.

"Saya nggak bongkar, kotak posisinya udah kebuka, saya liat duitnya ngiler juga. Nggak taunya duit yang saya kantongin banyak juga. Nggak nyangka," ungkapnya bercerita saat ditemui Wartakotalive.com di Mapolsek Pesanggrahan, Senin (21/04/2014).

Mengetahui hal tersebut, lanjutnya, perusahaannya pun segera menghubungi dirinya, tetapi dirinya mengaku tidak mengetahui telepon karena sedang berada di jalan.

"Iya, saya langsung ditelepon, tapi waktu ditelepon posisi saya lagi main ditempat temen. Disuruh dateng besok paginya, tapi saya ketiduran, jadi bukan kabur," jelasnya berkilah.

Tetapi alasan tinggal kenangan, dirinya yang segera dijemput paksa rekan kerjanya di kosan miliknya itu pun segera mengaku kalau dirinya telah gelap mata dan mengambil uang yang tercecer dalam tas. Dalam kesaksiannya itu, AM pun mengakui kalau uang sisa hasil curian masih disimpannya dalam empat bungkus rokok kosong yang diletakkan ditempat sampah kamar kostnya.

"Saya ga berani simpen dalem lemari, banyak temen saya yang suka dateng kekostan, takutnya pada gratakan. Makanya saya taro dalem bungkus rokok kosong," kata lelaki yang sudah mengabdi di PT TAG selama dua tahun itu.

Sementara itu, Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Deddy Arnadi didampingi oleh Kasie Humas Polsek Pesanggrahan, Bripka Aris Setiawan mengatakan kalau pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Pihaknya pun mengatakan kalau pihaknya telah menyita sisa uang curian sebesar Rp 9,2 juta yang tersimpan dalam empat bungkus rokok kosong

"Laporan sudah kami terima, tersangka sudah diamankan dan masih dalam pemeriksaan. Seandainya tersangka terbukti bersalah, dia (AM-red) dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman selama tujuh tahun penjara," tutupnya.

Tags
ATM
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved