Senin, 18 Mei 2026

Fasilitas Umum

Ada Aksi Penodongan di Lift TPO Kota Tua

Slamet Prayitno mengakui, banyak kaum disable dan para orang tua yang kesulitan ketika naik-turun tangga terowongan.

Tayang:
Penulis: Feryanto Hadi |

WARTA KOTA, KOTA - Petugas Dishub yang bertugas di Terowongan Penyeberangan Orang (TPO) Kota Tua, Slamet Prayitno, mengakui banyak kaum disable dan para orang tua yang kesulitan ketika naik-turun tangga terowongan. Dia juga mengatakan, saat masih ada lift, beberapa kali terjadi aksi penodongan.

Beberapa penyandang disable bahkan pernah mengeluh karena lift yang tidak juga berfungsi. Sebagian lagi, pasrah dan harus bersusah payah naik-turun tangga.

“Saya dan kawan-kawan sering bantu mereka, apalagi kalau pas turun tangga. Biasanya kami gendong dulu orangnya, sementara kursi roda dibawakan oleh anggota keluarganya yang lain,” kata Slamet kepada Warta Kota, Selasa (15/4/2014).

Slamet mengatakan, lift tersebut sudah lama tidak berfungsi, bahkan beberapa bulan sejak diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Fauzi Bowo, pada medio 2008.

Slamet mengaku tak tahu alasan tidak difungsikannya lift tersebut. Hanya saja, kata dia, ketika lift berfungsi, lift tersebut justru dimanfaatkan oleh orang-orang normal, bahkan banyak penderita disable dan orang tua yang turut berdesak-desakan.

“Selain itu beberapa kali terjadi kejahatan di dalam lift. Dari aksi pencopetan, sampai penodongan. Dulu pernah terjadi seperti itu, kejadiannya malam hari,” kata Slamet Prayitno.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved