Breaking News:

Penertiban PKL

PKL KS Tubun Trauma Direlokasi

Di Pasar Slipi, mayoritas pedagang mendapatkan kios di basement yang notabene bercampur dengan lokasi parkir mobil.

Penulis: Feryanto Hadi | Editor: Suprapto
Wartakotalive.con/Adhy Kelana
Para pedagang kali lima (PKL) disekitar Pasar Tanahabang, Jakarta Pusat. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Saini (50), salah satu pedagang kaki lima (PKL) di Jalan KS Tubun sekitar Museum Tekstil, Palmerah, Jakarta Barat mengatakan, alasan utama para PKL di sana menolak direlokasi ke Pasar Slipi karena takut dagangan mereka tidak laku.

Pasalnya, di Pasar Slipi, mayoritas pedagang mendapatkan kios di basement yang notabene bercampur dengan lokasi parkir mobil.

"Lihat saja, di Blok G saja yang bangunannya bagus dan banyak promosi banyak pedagang yang menutup kios karena sepi, apalagi kita yang ditempatkan di basement?" Katanya kepada Warta Kota, kemarin.

PKL lainnya, Sobirin (57) menegaskan, para pedagang bukannya tidak mau direlokasi, namun mereka meminta pemerintah menyediakan tempat yang potensial. "Coba kalau pedagang ditempatkan di lantai satu dan dua semua (di Pasar Slipi), pasti pada mau pindah," katanya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved