Selasa, 21 April 2026

Volkswagen Produksi Mobil China Seharga Rp 94 Juta

Setelah sempat terkatung-katung sejak 2009, akhirnya direksi Volkswagen berhasil mencapai sepakat memproduksi mobil murah.

Editor: Suprapto

WARTA KOTA, HANOVER-- Setelah sempat terkatung-katung sejak 2009, akhirnya direksi Volkswagen berhasil mencapai sepakat memproduksi mobil murah. Manager Magazin, majalah bisnis lokal Jerman menyatakan, eksekutif senior pabrikan mobil terbesar di Eropa itu akan segera menandatangani proyek tersebut.

Keputusan diambil setelah VW berhasil sepakat pada biaya yang diperlukan untuk produksi. Persetujuan kemudian dilanjutkan ke dewan pengawas dan diharapkan bisa segera dimulai musim panas tahun ini.

Proyek sempat menggantung karena VW kesulitan menekan biaya produksi untuk mobil dengan harga jual 6.000 - 8.000 euro (Rp 94,97 juta - Rp 126,6 juta). Basis produksi dipilih China, karena memang pasar terbesar mobil murah ada di sana.

Kemungkinan, mobil murah ini dijual dengan nama baru dan menjadi merek ke-13 di bawah naungan Grup VW. Saingannya, antara lain Baojun, produk kolaborasi General Motors dan SAIC, juga Toyota Avanza yang dipasarkan di China. Target produksinya mencapai 500.000 per tahun.

Peluncuran
Dengan lampu hijau yang sudah di depan mata, mobil murah VW paling cepat bisa dipasarkan mulai akhir 2016 atau awal 2017. Jika sukses di China, maka VW akan masuk ke negara berkembang lain, seperti India dan Asia Tenggara.

Kehadiran mobil murah menjadi krusial bagi VW untuk memenuhi ambisinya menjadi pabrikan otomotif terbesar di dunia pada 2018.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved