Windows Phone Disokong Vendor China dan India

Kini, vendor asal China dan India mengumumkan diri bergabung dengan kubu Windows Phone.

Kompas.com

WARTA KOTA, BARCELONA - Di ajang Mobile World Congres 2014 Februari lalu di Barcelona, Spanyol, Microsoft mengumumkan mitra barunya dalam memproduksi ponsel Windows Phone. Kini, vendor asal China dan India mengumumkan diri bergabung dengan kubu Windows Phone.

Situs teknologi Digitimes melaporkan, Microsoft sukses menggandeng pabrikan China seperti Huawei dan ZTE, serta vendor India seperti Gionee, Lava, dan Karbonn, untuk membuat ponsel Windows Phone. Selain itu, Microsoft juga akan menggandeng Lenovo, LG, dan pemanufaktur Foxconn.

Dalam jangka waktu tertentu, Microsoft membolehkan vendor-vendor tersebut untuk membuat ponsel Windows Phone 8 dengan fitur dual-SIM, koneksi 4G LTE, kapasitas memori yang lebih besar, serta membuat tampilanantarmuka versi mereka sendiri.

Menurut sumber Digitimes, vendor India, Karbonn adalah salah satu yang tertarik untuk membuat Windows Phone 8 dengan dua sistem operasi.

Microsoft juga dikabarkan telah menggandeng Qualcomm untuk membuat referensi desain ponsel pintar Windows Phone 8 untuk mempercepat agar ponsel tersebut segera dirilis ke pasar.

Selain itu, Microsoft juga telah menurunkan standar spesifikasi perangkat keras dan mempermudah lisensi bagi vendor-vendor yang ingin membuat ponsel Windows Phone 8.

Saat ini, walau memiliki raihan pangsa pasar yang masih kecil (3,9 persen), namun lembaga riset IDC meramalkan pertumbuhan Windows Phone akan sangat pesat. Pada tahun 2018 nanti, pangsa pasar Windows Phone diprediksi akan mencapai 7 persen secara global.

Nokia selama ini masih menjadi produsen yang paling banyak membuat ponsel pintar Windows Phone melalui produk seri Lumia.

Walau demikian, ada juga vendor ponsel yang masih enggan mengadopsi platform buatan Microsoft tersebut, seperti Acer. Masih sedikitnya permintaan pasar dan ketersediaan aplikasi menjadi alasan Acer belum ingin memproduksi ponsel pintar Windows Phone 8.

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved