Senin, 13 April 2026

Tempat Pemungutan Suara Dipindah Warga Cipinang Melayu Ancam Golput

Sebanyak 1.349 warga Cipinang Melayu, Jakarta Timur, ancam golput karena TPS di kelurahan tersebut dipindah.

Penulis: Mohamad Yusuf |

WARTA KOTA, CIPINANGMELAYU - Theodorus, Ketua Paguyuban Masyarakat Cipinang Melayu Galian, mengatakan, bahwa sebanyak 1.349 warga yang telah masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT), terancam golput saat Pilpres nanti.

Pasalnya, TPS yang seharusnya berada di wilayah kelurahan warga tersebut, Kelurahan Cipinangmelayu, justru dipindah ke TPS di Kelurahan Halim.

"Padahal, pada dua kali pemilihan umum tahun 2004 dan 2009, dan Pilgub 2012 kemarin, warga Cipinang melayu, dapat TPS di sini, tapi sekarang KPU memindahkannya secara sepihak," katanya, Jumat (14/3/2014).

Bahkan, lanjutnya, di wilayah Cipinangmelayu, pernah mendapatkan piagam sebagai lokasi yang baik dalam penyelenggaraan pilkada DKI 2012, dengan nomor TPS 72.

"Tapi untuk pemilihan tahun ini, 5 TPS di wilayah ini yaitu TPS 47 sampai 54 telah dipindahkan ke Kelurahan Halim semua, ini yang harus dipertanyakan," katanya. Bahkan, lanjutnya, pihaknya telah mendatangi ke KPU Pusat pada 4 Maret lalu. Namun, sampai saat ini, belum ada tindaklanjut dari KPU.

"Ada tiga poin yang kami tekankan di sini, kamis sebagai warga negara Indonesian, kami punya hak mensukseskan Pemilu 2014. Jangan paksa kami golput. Kembalikan kami secara administrasi di tempat semula," katanya.

Dalam aksinya tersebut, ratusan warga tampak turut berpartisipasi. Sementara beberapa petugas dari Polsek Makasar turut menjaga jalannya aksi itu.

Sumber: WartaKota
Tags
golput
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved