Senin, 27 April 2026

Jadi Tulang Punggung, Tersangka Ini Tak Serahkan Diri ke Polisi

Taufik Hidayat alias Taufik Marbun, DPO pembunuhan bos PT Sanex, tidak menyerahkan diri karena ia adalah tulang punggung keluarga

Penulis: | Editor: Lucky Oktaviano

WARTA KOTA, JAKARTA - Setelah bertahun-tahun buron pasca pembunuhan terhadap Ayung, bos PT Sanex Steel Indonesia, Selasa 27 Januari 2012, akhirnya Taufik Hidayat alias Taufik Marbun, DPO pembunuhan Ayung berhasil dibekuk di depan kantor Golkar Jl Pegangsaan Barat, Jakpus.

Dalam pemeriksaan singkat pada penyidik, Taufik yang merupakan pelatih aktif taekwondo ini tidak menyerahkan diri karena merupakan tulang punggung keluarga.

"Alasan dia tidak menyerahkan diri karena dia merupakan tulang punggung keluarga. Dia harus menghidupi tiga anak dan satu istrinya," ujar Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan, Rabu (12/3/2014).

Herry menambahkan selama buron, Taufik mengaku masih aktif menjadi pelatih taekwondo dan tetap berada di Jakarta.

Mengenai peranan Taufik d alam kasus pembunuhan, dijelaskan Herry Taufik berperan memesan kamar di hotel Swiss Bell untuk mengeksekusi Ayung bersama dengan tersangka Sammy Kei atas permintaan dari John Kei.

Selain menangkap Taufik, polisi juga menyita barang bukti yakni CCTV di lift hotel tersebut. "Saat ini Taufik masih dalam pemeriksaan," kata Herry.

Untuk diketahui, Ayung tewas dengan 32 luka tusuk di bagian leher, perut, dan pinggang, pada Selasa 27 Januari 2012 silam.

Tak lama setelah kejadian, tiga orang bernama Tuce Kei, Ancola Kei, dan Candra Kei menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya.

Dari keterangan mereka, polisi kembali membekuk dua tersangka lagi, yaitu Dani Res dan Kupra. Lalu, polisi membekuk Jhon Kei di kamar 501 Hotel C'One. Yang diduga sebagai aktor pembunuhan.

Terakhir dua DPO lainnya yakni Sammy Kei dan Taufik Marbun yang berperan memesan kamar hotel untuk mengeksekusi Ayung berhasil diringkus. Sehingga saat ini seluruh pelaku sudah berhasil dibekuk dan tidak ada lagi yang DPO.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved