All England

Tontowi/Liliyana Raih Hattrick setelah Kalahkan Pasangan China

Pasangan ganda campuran, Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir meraih gelar juara di All England 2014.

Tontowi/Liliyana Raih Hattrick setelah Kalahkan Pasangan China
KOMPAS.COM/AFP/MIGUEL MEDINA
Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad (kiri), dan Liliyana Natsir, usai menjuarai All England 2012. 

WARTA KOTA, BIRMINGHAM – Pasangan ganda campuran, Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir meraih gelar juara di All England 2014 Badminton Championship Super Series Premiere. Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir berhasil mengalahkan pasangan China, Zhang Nan / Zhao Yunlei, 21-13, 21-17, yang merupakan unggulan pertama. Pertandingan berlangsung di National Indoor Arena Birmingham, Minggu (9/3) malam WIB, dalam kurun waktu 42 menit.

Ini merupakan kali ketiga secara berturut-turut Owie / Butet meraih gelar juara All England. Pasangan peringkat kedua dunia meraih gelar untuk pertama kali pada 2012. Kemudian mengulangi pretasi itu pada 2013.

Pada awal gim pertama, kedua pasangan bermain hati-hati dengan menempatkan bola-bola drive di depan net. Kedudukan imbang pada 6-6. Pasangan Zhang Nan / Zhao Yunlei sempat unggul terlebih dahulu pada 6-9. Kemudian, Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir memperbaiki kesalahan-kesalahan sehingga berbalik unggul 11-10 saat interval.

Usai interval, pertarungan ketat antara kedua pasangan ganda campuran peringkat tertinggi di dunia kembali terjadi kedudukan sempat sama pada 12-12. Zhang / Zhao melakukan serangan bertubi-tubi ke pertahanan Owie / Butet, namun bola dari Zhang melebar sehingga pasangan Indonesia unggul 18-13. Berada di atas angin, juara bertahan All England menyudahi pertandingan dengan 21-13.

Pasangan Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir tampil menekan sejak awal gim kedua. Serangan bertubi-tubi dilakukan ke area permainan Zhang Nan / Zhao Yunlei, ganda campuran Indonesia sempat unggul 9-3. Kemudian, pasangan China berusaha ke luar dari tekanan. Zhang / Zhao mampu mendapatkan tiga angka. Sebelum, akhirnya pasangan Indonesia unggul 11-7 saat interval.

Owie / Butet terlihat sangat menikmati bermain di laga final. Mereka tampil menyerang dengan melakukan smesh-smesh keras, sehingga membuat kesulitan Zhang / Zhao ke luar menyerang. Pasangan peringkat kedua dunia sempat unggul 15-9. Pasangan China tampak kebingungan meladeni permainan Indonesia. Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir mengakhiri gim ini dengan keunggulan 21-17.

Keberhasilan meraih gelar juara di nomor ganda campuran merupakan gelar kedua bagi Indonesia di All England 2014. Sebelumnya, pasangan ganda putra, Hendra Setiawan / Mohammad Ahsan meraih gelar juara, setelah mengalahkan pasangan Jepang, Hiroyuki Endo / Kenichi Hayakawa 21-19, 21-19.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved