Sabtu, 11 April 2026

Pemilu 2014

SBY Tawarkan Barter Menteri dan Dukungan Media Kepada Surya Paloh

Surya Paloh, yang kini menjabat Ketua Umum DPP Partai Nasdem, sempat ditawari jabatan menteri oleh Susilo Bambang Yudhoyono.

Editor: Suprapto

WARTA KOTA, PALMERAH— Surya Paloh, yang kini menjabat Ketua Umum DPP Partai Nasdem, sempat ditawari jabatan menteri oleh Susilo Bambang Yudhoyono, saat maju sebagai calon presiden bersama wakilnya, Jusuf Kalla, pada Pemilu Presiden 2004.

Catatannya, Surya harus mengerahkan kekuatan jaringan medianya untuk mendukung SBY dan Partai Demokrat. Hal itu menjadi salah satu bagian cerita yang dimuat dalam buku biografi Surya Paloh berjudul Surya Paloh Sang Ideolog yang ditulis oleh Usamah Hisyam.

"Pak Surya pun ditawari posisi Menteri Komunikasi dan Informatika dan Dewan Pertimbangan Presiden saat itu," kata Hisyam, saat memberikan sambutan pada peluncuran buku tersebut, di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Senin (10/3/2014) malam.

Saat itu, lanjutnya, Surya memutuskan membantu SBY untuk memenangkan pilpres. Akan tetapi, ia tak mau membuat komitmen untuk mendapatkan posisi tersebut.

"Sebagai gantinya, Pak Surya pun hanya meminta, jika SBY terpilih, dia ingin SBY menjalankan program restorasi yang diusung Pak Surya. Selama SBY mau mengusung program restorasi, kita dukung beliau. Itulah yang diucapkan Pak Surya waktu itu," papar Hisyam.

Akan tetapi, lanjutnya, program restorasi dari Surya tidak pernah dijalankan.

"Salah satu komitmen restorasi, seperti pemberantasan korupsi, tidak dijalankan. Hanya 15 persen pemberantasan korupsi yang aktual pada era SBY, sisanya korupsi lama sebelum pemerintahan SBY," katanya.

Hisyam mengatakan, buku ini ditulisnya tanpa intervensi dan campur tangan dari pihak Surya Paloh. Keputusan menulis buku ini, menurutnya, merupakan inisiatif sendiri.

"Saat itu saya bilang ke Pak Surya, saya akan menulis buku ini, tapi tanpa intervensi. Beliau menyetujuinya," ujar Hisyam.

Sementara itu, saat ditanya soal permintaan dukungan dan janji jabatan menteri untuknya, Surya hanya tertawa dan menjawab singkat. "Baca sajalah bukunya, semuanya lengkap ada di situ," ujar Surya Paloh.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved