Minggu, 12 April 2026

Kawasan Malioboro Yogyakarta Menggeliat Lagi

Pusat wisata belanja Malioboro Yogyakarta sudah berangsur normal pascahujan abu vulkanik Gunung Kelud yang mengguyur kawasan itu pada Kamis (14/2).

WARTA KOTA, JAKARTA - Aktivitas perekonomian di pusat wisata belanja Malioboro Yogyakarta sudah berangsur normal pascahujan abu vulkanik Gunung Kelud yang mengguyur kawasan itu pada Kamis (14/2).

Pantauan Antara, sepanjang Jalan Malioboro, Senin, sudah ramai kembali oleh wisatawan di banding hari sebelumnya. Para pedagang kaki lima pun hampir seluruhnya mulai membuka lapak kembali.

Keramaian di kawasan Malioboro juga semakin diperkuat dengan adanya atraksi rutin musik "calung" yang banyak dikerubuti wisatawan.

Tugini, seorang pedagang kaki lima penjual t-shirt, mengatakan hari ini merupakan hari pertama dirinya berjualan kembali. Menurut dia, tebaran abu vulkanik sudah mulai berkurang di banding hari sebelumnya.

"Sekarang sudah berani berjualan kembali, meskipun abu masih sedikit-sedikit ada. Sebentar-sebentar saya harus membersihkan plastik bungkus kaos,"katanya.

Ia mengaku berjualan seperti hari normal, yakni mulai pukul 09.00 hingga pukul 22.00 WIB.

Meski demikian, perolehan penjualan, menurut dia masih belum dapat mencepai seperti hari-hari biasa.

"Ya kalau biasanya rata-rata menjual 4-5 kodi, sekarang yang terjual baru 2 kodi,"katanya yang menjual dagangannya mulai Rp30.000-Rp40.000 itu.

Demikian juga dengan, Faisal, penjual tas berbahan enceng gondok, ia mengaku berjualan kambali hari ini.

Menurut dia, selain abu sudah tidak terlalu banyak, wisatawan yang sudah banyak berlalu lalang juga cukup prospektif menjadi target jualannya.

"Kalau terlalu lama libur nanti pendapatan juga sedikit. Saya lihat yang berlalu lalang di sini juga sudah mulai banyak,"katanya.

Sementara itu, andong sebagai kendaraan tradisional khas Yogyakarta juga terlihat mulai beroperasi kembali.

"Sekarang saya dan kawan lain penarik andong mulai narik lagi karena abu vulkanik sudah tidak terlalu membahayakan lagi.Meskipun yang naik juga belum banyak,"kata salah satu penarik andong, Gito Suwarno. (Antara)

Tags
Malioboro
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved