Keracunan Genset
Breaking News: Karyawan Klinik Tewas Keracunan Dibawa ke Banyumas
Jasad Slamet Aprianto (20), salah satu perawat di Klinik Sapta Mitra, Bekasi, akan dimakamkan di Banyumas, Jawa Tengah.
Penulis: | Editor: Suprapto
WARTA KOTA, BEKASI— Jasad Slamet Aprianto (20), salah satu perawat di Klinik Sapta Mitra, Bekasi, yang meninggal karena keracunan asap genset, akan dibawa ke kampung halamannya di Banyumas, Jawa Tengah.
"Kami sedang urus segala keperluannya agar bisa segera dibawa ke kampung, rencananya akan dimakamkan disana," tutur Supardi (57), paman Slamet ditemui di RS Mitra Keluarga Bekasi Timur.
Menurut Supardi, Slamet rencananya akan dimakamkan di pemakaman umum di Kampung Sidamulya, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Slamet yang masih berstatus lajang belum genap dua bulan bekerja di klinik yang terletak di Jalan Raya Pondok Timur Ruko Gading Mas Nomor 8F-8G, Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi itu.
"Baru awal Januari 2014 dia kerja di klinik itu. Dia pas dapat giliran jaga malam, tugasnya sebagai perawat," imbuhnya. Supardi menambahkan, pihak keluarga sudah bermusyawarah dan memutuskan agar jasad Slamet tidak diotopsi oleh pihak kepolisian. Keluarga juga sudah mengikhlaskan meninggalnya korban.
"Kami sudah meminta persetujuan dari orangtuanya, surat persetujuan itu akan di faks. Mudah-mudahan besok almarhum sudah bisa sampai di kampung. Sejauh ini pihak klinik sudah bertanggungjawab membiayai semua," pungkasnya.