Kamis, 23 April 2026

Pemilu 2014

Survei: Golkar Dianggap Paling Siap

Publik menilai Partai Golkar sebagai Partai yang paling mampu mengatasi krisis yang menimpanya.

Penulis: Sri Handriyatmo Malau | Editor: Suprapto

WARTA KOTA, PALMERAH— Publik menilai Partai Golkar sebagai Partai yang paling mampu mengatasi krisis yang menimpanya.

Hal itu terungkap dari survei persepsi publik yang dilakukan Political Communication Institute (Polcomm Institute) terhadap 1000 responden yang tersebar di 15 kota besar di Indonesia.

"Persepsi publik mencatat partai Golkar itu dianggap mampu menyelesaikan krisis, sebesar 27,6 persen," ungkap Heri Budianto, Direktur Eksekutif Political Communication Institute di saat rilis survey tentang," Krisis Partai Politik: Peta Potensi Keterpurukan Partai Jelang Pemilu 2014 ", di WHIZ Hotel, Cikini, Jakarta, Minggu (8/2/2014).

Setelah Golkar disusul Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebesar 15,2 persen, PDI-Perjuangan dengan penilaian 9,5 persen, Gerindra sebesar 7,5 persen, dan pada urutan kelima ditempati Partai Nasdem sebesar 5,4 persen.

Sementara itu diikuti oleh Partai Hanura sebesar 4,9 persen. Sedangkan Partai Demokrat, kata Pakar Komunikasi Politik ini, berdasarkan penilaian publik hanya 3,8 persen responden yang menyatakan mampu menyelesaikan krisis yang terjadi di tubuh partai.

"Demokrat hanya 3,8 persen yang menyatakan bahwa Demokrat itu mampu mengatasi krisis yang terjadi di Partai mereka," jelas Heri.

Selanjutnya ada Partai Persatuan Pembangunan (3,3 persen), Partai Amanat Nasional (3,1 persen), Partai Kebangkitan Bangsa/PKB (2,8 persen), PBB (0,9 persen) dan PKPI (0,5 persen).

Dijelaskan, hasil ini didapat Polcomm Institute dari survei tahap kedua yang dilakukan di 15 kota besar di Indonesia. Yakni, Medan, Pekanbaru, Palembang, Serang (Banten), Jakarta (DKI Jakarta), Surabaya, Pontianak, Balikpapan, Denpasar, Makassar, Manado dan Ambon.

Survei dilakukan mulai 20 Januari 2014 sampai 3 Februari lalu dengan menggunakan teknik purposive sampling. Yakni penentuan responden berdasarkan kriteria tingkat pendidikan minimal SMA/SMU sederajat dan pengetahuan isu politik.

Responden dalam penelitian ini sebanyak 1000 orang, dan dilakukan dengan wawancara langsung. Tingkat kepercayaan survei ini sebesar 95 persen dengan margin error sebesar 5 persen.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved