Breaking News:

Pengiriman Kembali Barang Impor

Saya curiga bahwa barang dimaksud tidak dikirim kembali ke negara asalnya tempat dibeli dan tidak jelas keberadaannya.

henrymamora313.blogspot.com
Logo Pos Indonesia. 

WARTA KOTA, TANGERANG - Saya memesan suplemen herbal dari Amerika Serikat pada Juli 2013, yaitu paket berupa dua botol kecil suplemen dan sebuah CD. Saat dikirim ke Indonesia, paket ditahan Bea dan Cukai dengan alasan harus mendapatkan izin Badan Pengawas Obat dan Makanan. Padahal yang dikirim hanya suplemen dan untuk pemakaian sendiri.

Kemudian saya mendapatkan surat dengan Nomor 2295/PGL/WBC.07/KPP.PR.03.03/2013, ID Paket Pos: BK201310488BC dari pihak kantor Bea dan Cukai, untuk mengurus dan ini pasti tidak bisa saya lakukan. Saya menyetujui salah satu opsi yang diberikan, yaitu pihak pos atas dasar koordinasi dengan pihak Bea dan Cukai, yaitu melakukan pengiriman kembali/retur kepada pihak pengirim dan tidak dipungut biaya.

Pihak Bea dan Cukai telah mengirimkan surat elektronik (surel) kepada Pos Indonesia dan saya menunggu waktu yang lama mendapatkan balasan. Saya mendapatkan konfirmasi dari Saudara Yudi Listiyono, petugas Pos Indonesia melalui surel pada 26 September 2013 bahwa barang akan diretur dan setelah itu saya akan diberikan data tentang proses retur.

Namun, sampai saat ini saya tidak mendapatkan surat atau bukti bahwa barang telah dikrim kembali dan saya telah mengirim surel berkali-kali, tetapi tidak mendapatkan jawaban. Saya curiga bahwa barang dimaksud tidak dikirim kembali ke negara asalnya tempat dibeli dan tidak jelas keberadaannya.

Andrew Buana Doloksaribu,
Permata Pamulang Blok G, Betu,
Kabupaten Tangerang,
Banten

Editor: Andy Pribadi
Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved