Minggu, 12 April 2026

Tragedi JLNT

Ahok Anggap Kecelakaan JLNT karena Kesalahan Pengendara

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menganggap kecelakaan di JLNT adalah kesalahan si pengendara motor.

Editor: Lucky Oktaviano

WARTA KOTA, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menganggap insiden kecelakaan di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang adalah kesalahan si pengendara motor.

"Enggak boleh motor kan? Makanya saya bilang jangan masuk, kamu jatuh, mati," ujar Basuki atau akrab disapa Ahok di Balai Kota, Jakarta, Selasa (28/1/2014).

Padahal, Ahok mengatakan, sebelum masuk JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang sudah ada rambu peringatan bahwa kendaraan roda dua dilarang masuk.

"Semua bilang enggak boleh motor lewat jalan layang, sudah segede gitu tulisan forbidden dia tahu kok. Ngelawan arah lagi. Di Jakarta yang ngelawan arah itu banyak," ucap Ahok.

Agar kejadian serupa tidak terulang, perlu adanya penjagaan di jalur masuk JLNT di dua sisi. Namun, menurut Ahok hal tersebut nihil untuk dilakukan.

"Ya masa mau 24 jam ditungguin. Ditungguin juga tetap masuk, karena Dinas Perhubungan enggak bisa nilang," ucap mantan Bupati Belitung Timur ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perempuan bernama Wiwin terpental dari atas JLNT Kampung Melayu arah Tanah Abang setinggi sekitar 15 meter, setelah ia dan suaminya yang mengendarai sepeda motor Honda Beat bertabrakan dengan sedan Honda City, Senin (27/01/2014).

Ali, salah seorang saksi, kepada wartawan mengatakan bahwa banyak sepeda motor dari arah Kampung Melayu yang berbalik arah karena menyaksikan di ujung JLNT itu ada sejumlah polisi yang menggelar razia.

Pengendara yang berbalik arah itu termasuk Wiwin dan suaminya yang bernama Faisal.

Tepat di depan ITC Kuningan, kendaraan yang ditumpangi pasangan suami-istri itu ditabrak mobil yang dikendarai oleh Tommy. Alhasil Wiwin terpental hingga jatuh ke kolong JLNT, dan Faisal terkapar di lokasi.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved