Selasa, 21 April 2026

Banjir Melanda Jakarta

Ratusan Warga Kedoya Dilarang Ngungsi di Pinggir Rel

ebanyak 250 Kepala Keluarga (KK) atau 1.800 warga di RT 12/08 Kedoya Utara, Kabonjeruk, Jakarta Barat, dilarang ngungsi di rel.

Penulis: Feryanto Hadi | Editor: Suprapto

WARTA KOTA,  KEDOYA-- Sebanyak 250 Kepala Keluarga (KK) atau 1.800 warga di RT 12/08 Kedoya Utara, Kabonjeruk, Jakarta Barat, yang mengungsi di bantaran rel kereta api Pesing Koneng, sejak Senin (13/1) hingga Rabu (15/1),  kembali ke rumahnya meski banjir masih menggenangi pemukimannya setinggi 30 cm.

Pengungsian di bantaran rel kereta api beratapkan terpal   dilarang pihak kelurahan. "Tadi sudah dibongkar sama warga, karena ada imbauan dari pihak kelurahan. Kelurahan sendiri mendapat teguran dari PT KAI karena dianggap membahayakan," kata Muhammad, Ketua RT 12/08 Kedoya Utara,  Rabu (15/1) malam.

Mohammad mengatakan, alasan warga mengungsi di bantaran rel karena dekat dengan rumah warga, sehingga sewaktu-waktu warga bisa mengecek keadaan rumah mereka. Di bantaran rel, mereka mendirikan tenda-tenda dengan terpal, tanpa dinding. Ribuan warga, baik orang tua, dewasa maupun anak-anak menginap di sana selama tiga malam.

"Sekarang warga sudah pulang ke rumah masing-masing. Lagi pada bersihin rumahnya. Karena air yang masuk kan kotor, takutnya jadi penyakit," katanya. Banjir mencapai 1 meter di kawasan itu disebabkan oleh tingginya curah hujan sejak Minggu (12/1) lalu.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved