resensi buku
Lets Get Married
Dikemas dalam bentuk tanya jawab, terdapat sekitar 100 pertanyaan, mulai dari soal cinta
WARTA KOTA, PALMERAH - Buku ini mengenai pasangan yang mempunyai sifat dan hobi yang sangat berbeda. Sejauh ini mereka akur dan saling menghargai sifat dan hobi masing-masing. Untuk dasar perkawinan, apakah ini cukup? Penghasilan pacar tidak sebesar uang saku pasangannya. Apakah dia tidak akan tersinggung jika salah seorang di antaranya masih menerima uang saku dari orangtua?
Pertanyaan-pertanyaan tadi bisa jadi mewakili pertanyaan pasangan muda yang akan melanjutkan ke jenjang perkawinan. Jika fondasi perkawinan rapuh, bayangan akan gagalnya perkawinan memang menghantui pasangan muda.
Dalam buku ini, Dewi dan Nies membagikan kiat, bekal, dan wawasan mengenai berbagai hal yang patut diketahui, terutama oleh perempuan, sebelum memasuki gerbang perkawinan. Diharapkan mereka tidak lagi mengalami gegar perkawinan dan siap mental dalam memasuki kehidupan baru.
Dikemas dalam bentuk tanya jawab, terdapat sekitar 100 pertanyaan, mulai dari masalah sepele soal cinta, romantisme, keuangan, hingga ke masalah seksual. (Litbang Kompas/RPS)
DATA BUKU
♦ Judul: Let’s Get Married
♦ Penulis: Dewi Dewo dan Nies Endang
♦ Penerbit: Penerbit Buku Kompas, 2013
♦ ISBN: 978-979-709-714-1
Referensi ini dapat dibaca di Pusat Informasi Kompas, Jalan Palmerah Selatan 26, Jakarta, 021-5347710, e-mail: pik@kompas.co.id. Silakan klik http://pik.kompas.co.id. Buka: Senin-Sabtu.