SEA Games 2013

Ulangi Sejarah SEA Games 2009

Final Indonesia melawan Thailand menjadi partai unik karena keduanya mengulang pertemuan di babak penyisihan Grup B.

Ulangi Sejarah SEA Games 2009
Antara
Skuat Timnas U-23 di SEA Games 2013 Myanmar. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Final Indonesia melawan Thailand menjadi partai unik karena keduanya mengulang pertemuan di babak penyisihan Grup B di mana Indonesia kalah telak 1-4.

Namun, dalam sejarah SEA Games, tim yang dikalahkan seperti Indonesia bisa menjadi juara SEA Games setelah bertemu lagi dengan tim yang sama di babak final.

Pertemua serupa Indonesia vs Thailand terjadi pada SEA Games 2009 di Laos. Ketika itu, timnas Malaysia kalah oleh Vietnam di penyisihan Grup A dengan skor 3-1. Namun Malaysia yang menjadi runner-up mendampingi Vietnam, berhasil mencapai final setelah mengalahkan tuan rumah Los 3-1. Di babak final Malaysia jumpa lagi dengan Vietnam dan mengalahkannya dengan skor 1-0 melalui gol tunggal Mai Xuan Hop menit ke-85.

Itulah satu-satunya tim yang sukses melakukan balas dendam dalam laga final ke-10 yang mempertemukan dua tim di final dan sebelumnya juga berjumpa di babak penyisihan grup SEA Games dalam edisi yang sama. Bayu Gatra dan kawan-kawan pun bisa meniru sukses Malaysia dengan melakukan balas dendam atas kekalahan di babak penyisihan.

Pelatih Timnas Thailand Kiatisuk Senamuang mengakui bahwa kemenangan telak atas Indonesia di partai penyisihan tak lagi bisa menjadi patokan. "Kemenangan kami melawan Indonesia di pertandingan pertama tidak relevan,'' ujar Senamuang seperti dikutip Bangkok Post.

Pertemuan kedua negara terkuat di sepak bola Asia Tenggara itu merupakan pertemuan ke-19 di SEA Games. Sejak pesta olahraga antar negara Asia Tenggara itu dimulai pada 1977. Kedua tim sudah bertemu sebanyak 18 kali. Thailand mendominasi pertemuan dengan mencatatkan 12 kemenangan

Sementara itu dokter timnas sepak bola Indonesia U-23 Nanang Tri Wahyudi menyatakan seluruh pemain bisa diturunkan pada final sepak bola SEA Games 2013 melawan Thailand U-23, di Stadion Zeyar Thiri, Sabtu (21/12) malam. "Insya Allah semua bisa main. Tidak ada yang terkendala. Tinggal bagaimana pelatih memilih siapa yang bermain, siapa yang cadangan," kata Nanang, Jumat (20/12).

Sesuai mengalahkan Malaysia U-23 5-4 (1-1) pada semifinal, Kamis (19/12) malam, penyerang tengah Yandi Sofyan Munawar terlihat menahan rasa sakit sembari memegang paha kanannya.

Hal itu dialami pula gelandang Egi Melgiansyah dan Ramdani Lestaluhu. Keduanya ditarik keluar karena penurunan kondisi. Kondisi itu diperparah dengan cedera yang dialami gelandang lincah Andik Vermansah. Andik ditarik keluar 24 menit selepas menggantikan Yohanes Ferinando Pahabol. Ia meringis kesakitan setelah sikunya menghantam pembatas lapangan. Pelatih timnas Indonesia U-23 Rahmad Darmawan menyebut Andik perlu waktu beristirahat. (eko)

Informasi lebih lengkap, silakan baca Warta Kota edisi Sabtu (21/12/2013).

Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved