kuliner nusantara
Membuat Kopi dengan Proses Manual
Kembang Lawang justru menawarkan kopi tubruk yang diproses dengan manual.
WARTA KOTA, PASAR MINGGU - Kopi tubruk salah satunya, ditengah maraknya kedai kopi atau restoran yang menyuguhkan si hitam dengan mesin dan alat modern lainnya, Kembang Lawang justru menawarkan kopi tubruk yang diproses dengan manual.
"Dulu, masyarakat kita kalau mau ngopi ya kopinya kopi tubruk, kopi ditaruh di dalam cangkir lalu diseduh, biasa juga disebut dengan kopi godok," kata Ahmad Rozadillah, Operational Manager Kembang Lawang.
Dari kopi inilah, Kembang Lawang ingin memberikan sesuatu yang berbeda. Rozadillah mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menjadikan kopi sebagai sajian yang unik dengan mengolahnya dalam metode syphon atau diolah menggunakan alat berbentuk seperti tabung yang biasanya digunakan dalam sebuah laboratorium.

"Jadi diolahnya langsung di depan pengunjung. Alatnya diletakkan di meja lalu dibakar di depan pengunjung. Kopi yang kami pilih nantinya adalah kopi toraja," kata Rozadillah.
Pemilihan kopi toraja, kata Rozadillah, lantaran beberapa tahun lalu dirinya pernah mendengar ucapan memuji dari seorang konsumen berwargakenegaraan Jepang yang mengatakan kopi terenak di dunia adalah kopi toraja.
Anda yang tak suka kopi, bisa memilih teh poci sebagai pendorong masuknya makanan ke dalam perut. Sesuai namanya. Teh ini tersaji menggunakan satu set poci berbahan tanah liat tentunya. Gula batu sebagai pelengkap sekaligus perbedaan dari kebanyakan teh lainnya.
"Cara minum teh poci yang enak itu, teh dituang lalu masukan gula batu, jangan diaduk, karena gulanya akan larut sendiri," kata Rozadillah. (vin)
