Peduli Pendidikan, PT. Hero Terapkan Program 1 Toko 1 Sekolah

Wujud nyata dari PT. Hero Supermarket dalam menjalankan CSR yaitu menggalakkan program 1 toko 1 sekolah. Program ini diselenggarakan Giant.

Peduli Pendidikan, PT. Hero Terapkan Program 1 Toko 1 Sekolah
Warta Kota/Rizky Sulaiman Salim
Ruang Kelas MI Assu dawiyah Yang Telah Direnovasi. Mampang Prapatan, Jakarta Selatan (13/12/2013) 

WARTA KOTA, MAMPANG PRAPATAN - Sesuai dengan peraturan Undang-Undang No.40 tahun 2007 yang menganjurkan perusahaan Perseroan Terbatas dan BUMN untuk menjalankan Corporate Social Responsibility (CSR), PT. Hero Supermarket mewujudkannya dengan fokus kepada perhatian pendidikan di Indonesia.

Wujud nyata dari PT. Hero Supermarket dalam menjalankan CSR yaitu menggalakkan program 1 toko 1 sekolah. Program  ini diselenggarakan oleh salah satu anak perusahaannya yaitu Giant.

Prinsipnya jika dalam satu area ada pembangunan Giant maka harus merenovasi sekolah yang ada di dekatnya atau kalau tidak ada, berarti membangun sekolah baru. Program 1 toko 1 sekolah ini telah mendapat izin dari Dinas Sosial dengan nomor izin 283/LJS.PPSDBS/11/2013.

"Kami sebagai perusahaan yang sudah go public, memang sudah seharusnya melakukan tanggung jawab sosial ini. Program 1 toko 1 sekolah artinya kami akan membantu 1 sekolah setiap pembangunan 1 toko Giant di suatu wilayah tertentu," ujar Direktur PT. Hero Supermarket Yudhi Komarudin saat jumpa pers di MI Assu'dawiyah, Mampang, Jakarta Selatan (13/12/2013).

"Bantuan yang diberikan dalam program ini bermacam-macam seperti perbaikan infrastruktur sekolah, perbaikan sanitasi & air bersih, pengadaan buku, alat sekolah, sampai beasiswa. Untuk pemberian beasiswa, kami memilih 3 anak dari 1 sekolah. Masing-masing anak akan menerima 2 juta dalam 1 tahun," lanjutnya.

Hari ini, PT. Hero meresmikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Assu'dawiyah yang berlokasi di Jalan Mampang Prapatan XIV, Jakarta Selatan sebagai salah satu sekolah yang mendapat bantuan berupa perbaikan 6 ruang kelas dan 2 buah toilet serta pengadaan taman sekolah. Selain itu, penambahan fasilitas juga dilakukan seperti pengadaan kipas angin untuk setiap kelas.

Perbaikan infrastruktur MI Assu'dawiyah berkenaan dengan pembangunan pusat perbelanjaan Giant di wilayah Mampang Raya. "Program 1 toko 1 sekolah ini pada dasarnya kita tidak bantu sekolah kalau hanya ada toko kami yang dibangun. Maka, kami bekerja sama dengan Yayasan Param (Pemberdayaan Rakyat Miskin) dimaksudkan untuk membantu kami mencari sekolah-sekolah yang perlu dibantu. Tapi, kalau kami membangun 1 toko Giant di suatu wilayah, pasti ada 1 sekolah yang kami bantu di sekitar wilayah tersebut," kata Natalia Lusnita GM CSR & Internal Communication PT. Hero Supermarket.

"Kurang lebih 5 tahun, kami belajar dalam keadaan prihatin. Saya tidak menyangka kalau PT. Hero memberi perhatian kepada sekolah kami. Semoga dengan adanya perbaikan ini, siswa dan guru akan semakin semangat belajar dan mengajarnya," tutur Su'dah Kepala Sekolah MI Assu'dawiyah.

Tanggapan positif juga datang dari Yulia Nurindah Awaliana, siswa kelas 5 MI Assu'dawiyah. Dia menuturkan, perbaikan fasilitas di sekolahnya semakin membuatnya semangat belajar. "Dulu sekolahnya sumpek. Murid-murid pada gak betah di kelas. Sekarang, udah bagus. Jadi semangat belajarnya," katanya.

Dalam peresmian program 1 toko 1 sekolah di MI Assu'dawiyah, turut hadir Wakil Walikota Jakarta Selatan Rustam Efendi dan pemerhati anak Kak Seto.
"Akan sulit kalau pemerintah sendirian menangani berbagai permasalahan di daerahnya masing-masing. Karena kucuran dana APBD harus dibagi-bagi untuk berbagai macam hal. Maka, sangat perlu keikutsertaan pihak-pihak swasta untuk membantu kesejahteraan masyarakat. Salah satunya seperti melalui kegiatan CSR seperti ini," ujar Rustam.

Penulis: Rizky Sulaiman Salim
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved