Jembatan Penghubung Sukapura-Pegangsaan Dua Selesai Diperbaiki
Jembatan penghubung di Jalan Gading Griya Lestari, Sukapura, Jakarta Utara yang sejak dua bulan lalu diperbaiki total, kini sudah selesai
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTA KOTA, CILINCING - Jembatan penghubung di Jalan Gading Griya Lestari, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara yang sejak dua bulan lalu diperbaiki total, kini sudah selesai. Warga pun sudah bisa melintasi jembatan yang memiliki panjang delapan meter dan lebar lima meter tersebut.
Sebelum diperbaiki, pondasinya jembatan itu sudah banyak yang berkarat dan patah. Jika berdiri di jembatan, seseorang akan merasakan getaran saat mobil melintas di jembatan itu.
Keberadaan jembatan ini cukup vital, mengingat jembatannya menghubungkan dua wilayah, yakni RW 03 Pegangsaan Dua dengan RW 09, 010 dan 012 Sukapura. Pengamatan di lapangan menunjukan, ada sedikit perbedaan di pembangunan jembatan yang menelan biaya hingga Rp 200 juta tersebut.
Sebelum diperbaiki, tinggi jembatan itu sejajar dengan jalan di sekitarnya, namun setelah diperbaiki jembatan tersebut menjadi lebih tinggi kira-kira 80 cm dari sebelumnya. Sehingga, ketika pengendara melalui jembatan ini, ia harus menggeber laju kendarannya sedikit.
Sedangkan di pondasinya, tampak menggunakan bahan coran semen. Meski ada perbedaan dari tingginya, namun lapisan jalan di atasnya tetap sama yaitu menggunakan aspal (hotmix). Di pinggir jembatan yang berada di atas Kali Cakung Lama itu juga diberikan pembatas berupa tiang panjang berwarna silver.
Monang Ritonga Kasudin PU Jalan Jakarta Utara, menjelaskan ada sedikit perbedaan mengenai bahan pondasi jembatan yang lama dengan yang baru. Jembatan yang lama, kata Monang, menggunakan pondasi besi, sehingga ketika Kali Cakung meluap besinya kerap terkena air dan rentan karatan.
Sedangkan pondasi di jembatan yang baru, lanjut Monang, menggunakan pondasi berbahan coran semen. "Karena coran semen tentunya lebih kuat dan kokoh," kata Monang.
Selain bahan pondasinya berbeda, kata Monang, ketinggian jembatan tersebut juga berbeda dengan model lama. Menurut Monang, ketinggian jembatan itu kini lebih tinggi sekitar 60-80 cm dari jembatan sebelumnya.