PAPPRI DKI Jakarta Gelar Lomba Cipta Lagu Betawi
"Masing-masing peserta paling banyak mengirimkan tiga materi lagu. Pokoknya lagunya bersifat menghibur dan tidak menyinggung SARA."
Penulis: Ign Agung Nugroho |
WARTA KOTA, JAKARTA - Guna melestarikan dan mengembangkan lagu Betawi pada generasi muda, Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) DKI Jakarta menggelar ajang Lomba Cipta Lagu Betawi.
Menurut Ketua DPD PAPPRI DKI Jakarta, Ayu Soraya, kegiatan ini bertujuan agar budaya Betawi tetap lestari. Apalagi sejak kepergian tokoh Betawi, Benyamin S, sudah tidak ada lagi seniman yang menciptakan lagu Betawi.
"Kita ingin budaya Betawi tetap lestari. Salah satunya lewat seni suara dan musik. Kami ingin memunculkan pencipta-pencipta muda yang kreatif seperti Bang Benyamin masa dulu," ujar Ayu Soraya kepada Warta Kota, Selasa (10/12/2013).
Sementara itu, Roro Rachmawati, selaku panitia pelaksana lomba tersebut menjelaskan lomba terbuka bagi umum dan setiap peserta dipersilakan mengirim materi lagu sebanyak tiga lagu dan tidak dibatasi genre musik tertentu.
"Masing-masing peserta paling banyak mengirimkan tiga materi lagu. Pokoknya lagunya bersifat menghibur dan tidak menyinggung SARA. Sampai saat ini sudah 100 lebih yang mendaftar. Dewan juri masih melakukan penilaian," kata Roro.
Pemenang lomba akan mendapat hadiah uang dan tropy tetap dari Gubernur DKI Jakarta. Untuk malam puncak akan digelar di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta Pusat pada Selasa, 17 Desember 2013.