Pemilu 2014

Antusias Warga Baduy Luar Biasa Ikuti Simulasi Pemilu

Pelaksanaan simulasi Pemilihan Umum di kawasan masyarakat adat Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, dipadati pengunjung wisata.

Antusias Warga Baduy Luar Biasa Ikuti Simulasi Pemilu
antara
Ilustrasi Suku Baduy melakukan simulasi pemilu

WARTA KOTA, LEBAK - Pelaksanaan simulasi pemilu di kawasan masyarakat adat Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, dipadati pengunjung wisata. Dari pantauan, Minggu (7/12/2013), para pengunjung wisata memadati lokasi tempat pemungutan suara (TPS) 01 Kadu Ketug, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar untuk melihat warga Baduy mengikuti simulasi Pemilihan Umum (Pemilu).

Mereka warga Baduy saling berdesak-desakan menunggu giliran pencoblosan hak pilih di TPS itu. Sebelum melaksanakan pencoblosan, mereka terlebih dulu mendapat penjelasan dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat.

"Kami memberikan apresiasi terhadap masyarakat Baduy hingga berbondong-bondong untuk menggunakan hak suara pada Pemilu, meskipun itu hanya simulasi yang digelar KPU Banten," kata Imansyah, seorang pengunjung wisata di kawasan Baduy.

Ia mengatakan, masyarakat adat Baduy ternyata luar biasa untuk mengikuti simulasi Pemilu karena cukup antusias memadati TPS. Mereka mengantre menunggu giliran pencoblosan dengan tertib tanpa sedikit pun berbicara.

Selama ini, masyarakat Baduy sangat patuh terhadap ketentuan adat, bahkan di daerah itu tidak terdapat peralatan modern, seperti barang elektronika, kursi, meja dan kendaraan. Selain itu juga kondisi jalan di kawasan Baduy tidak ada jalan beraspal.

Namun demikian, mereka ternyata sangat tinggi untuk memilih masa depan pemimpin dan wakil rakyat melalui pemilihan demokrasi tersebut. "Kami dan teman-teman dari Jakarta ingin mengetahui partisipasi masyarakat Baduy terhadap Pemilu itu," katanya.

Sementara itu, pemuka Baduy yang juga Kepala Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Djaro Daenah mengatakan selama ini partisipasi masyarakat Baduy pada Pemilu cukup tinggi.

Warga Baduy berjenis perempuan diberikan waktu awal untuk menggunakan hak suaranya. Sebagian mereka meninggalkan pekerjaan di kebun maupun ladang huma untuk mengikuti simulasi tersebut.

Saat ini masyarakat Baduy yang masuk dalam DPT sebanyak 7.296 jiwa dan akan mengikuti Pemilu 2014 di 13 unit TPS. Ke-13 unit TPS yang disediakan akan ditempatkan di empat titik, yakni di Kampung Kaduketug 1, dan Kaduketug 1, 2, Ciboleger, dan Cicakal Girang.

"Kami menargetkan semua warga Baduy bisa mendatangi TPS untuk menggunakan hak suaranya pada Pemilu mendatang," katanya. (antara)

Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved